Kapolres Barru Hadiri Apel Kesiapsiagaan dan Kesiapan Penanganan Bencana

BN Online, Barru–Kapolres Barru, AKBP Liliek Tribhawono Iriyanto, S.Ik. MM., menghadiri Apel Kesiapsiagaan dan Kesiapan Penanganan Bencana yang digelar di Halaman Kantor Bupati Barru, jalan Sultan Hasanuddin, Kelurahan Coppo, Kecamatan Barru, Kabupaten Barru, Provinsi Sulawesi Selatan, pada Ahad pagi (15/11).
Apel yang dipimpin oleh Sekda Dr. Abustan ini, turut dihadiri oleh Danramil 1405-06/Barru, Kapten Inf. Billahi, Ketua Pengadilan Negeri Barru Cahyono Riza Adrianto, SH., MH., Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan, Drs. Andi Jalil Mappeare, S.Sos., Kadis Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja, Syamsir, S.IP, M.Si., Kasatpol PP Barru, Muh. Sabirin, S.Sos., Kepala BPBD Barru, Hj. Sitti Nasriah, SH, MH., Wakapolres Barru, Kompol Eddy Sumantri, S.Sos., MH., Danramil 1405-04/Sop. Riaja, Kapten Inf. Basri, Danramil 1405-08/T. Riaja, Kapten Inf. Sahlan, PJU Polres Barru, Camat Se Kab. Barru, Kepala UPTD Puskesmas Padongko, H. Darwin, S.Kep., M.Kes., Perwira Upacara Kompol Sainuddin (Kasubag Humas Polres Barru), Komandan Apel Iptu Sudirman (Kanit Regident Polres Barru)
Dalam amanatnya, Sekda Barru Abustan mengatakan, Apel ini merupakan bagian dari kesiapsiagaan kita dalam mitigasi maupun penanggulangan bencana hidrometeorologi dan juga merupakan salah satu upaya untuk mempersiapkan diri menghadapi adanya bencana ataupun keadaan yang perlu diantisipasi dalam menghadapi musim penghujan dan juga adanya iklim yang sangat ekstrim.
Abustan menjelaskan, potensi bencana alam di Kabupaten Barru sangat beragam, selain angin puting beliung, kebakaran, terutama yang berkaitan dengan hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, hingga kekeringan.

“Sebagaimana informasi yang disampaikan oleh BMKG, bahwa sebagian besar wilayah Indonesia akan terdampak La Nina pada akhir 2020 hingga awal 2021,” kata Abustan.
Menurut Abustan, Apel ini bukan sebagai seremonial belaka, tapi manifestasi dari kesiapan Pemerintah Daerah, TNI-Polri, dan komponen masyarakat untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan.
“Diharapkan kesiapsiagaan petugas dalam menghadapi bencana tetap menjadi prioritas bukan hanya kesiapan personil tapi sekaligus mengecek kesiapan peralatan,” pungkasnya.(Qdri)
 
 

Leave a Reply

Your email address will not be published.