UPT SPF SMPN 45 Makassar Gelar Sosialisasi Metode Blended Learning dan Modul Ajar Persiapan PTMT

BN Online, Makassar–UPT SPF SMP Negeri 45 Makassar menggelar Sosialisasi Metode Blended Learning yang dibawakan oleh Pengawas UPT SPF SMPN 45 Makassar, H. Jamil, S.Pd., M.Pd. Sosialiasi ini digelar pada Jumat, 10 September 2021 yang dimulai pukul 08.00 bertempat di ruang guru UPT SPF SMPN 45 Makassar Jalan Timor No. 79 Kelurahan Ende Kecamatan Wajo yang dibuka oleh Kepala UPT SPF SMPN 45 Makassar, Hj. Hamriah, S.Pd., M.Pd.

Kegiatan sosialisasi ini merupakan persiapan guru-guru dalam pembelajaran Ketika pemerintah sudah memberlakukan PTMT.

Metode Blended Learning (Pembelajaran Hibrida) menjadi jalan keluar bagi pendidik untuk mengajar peserta didik secara dua dimensi, yakni perserta didik yang belajar secara tatap muka langsung dengan guru dalam ruang kelas dan peserta didik yang belajar secara daring di rumah dalam waktu yang bersamaan.

Melalui sosialisasi tersebut, H. Jamil, S.Pd., M.Pd. menyampaikan mengenai langkah-langkah penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dan Modul Pembelajaran dengan menggunakan metode Blended Learning.

“RPP dengan metode Blended Learning sebenarnya bukanlah hal yang baru dan sulit untuk disusun oleh guru. Guru tinggal menggabungkan RPP yang pernah digunakan saat pembelajaran tatap muka sebelum adanya pandemi Covid-19 dengan RPP daring yang digunakan saat ini.” Tutur Pengawas UPT SPF SMPN 45 Makassar saat membawakan materi dengan cara yang santai.

Sebelum menutup sosialisasi yang dibawakan, H. Jamil, S.Pd., M.Pd., memancing para peserta untuk memberikan kesan selama kegiatan.
“Banyak sekali ilmu yang dapat dipetik dari kegiatan sosialisasi ini, seperti langkah penyusunan RPP dengan metode campuran ini.

Begitu pula dengan penyusunan modul pembelajaran yang awalnya membingungkan karena adanya dua metode mengajar yang digunakan, yakni secara daring dan luring. Kini sudah ada beberapa pemahaman mengenai penyusunan perangkat-perangkat pembelajaran tersebut.” Ungkap Pak Budi Utomo, S.Pd.

Selain itu, Hj. Hamriah, S.Pd., M.Pd, selaku Kepala UPT SPF SMPN 45 Makassar berharap melalui adanya kegiatan sosialisasi ini, para pendidik dapat meningkat kompetensinya.

“Dalam hal metode Blended Learning dan mulai mempersiapkan diri serta perangkat-perangkat pembelajarannya sehingga sudah siap ketika Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) diberlakukan oleh pemerintah,” tukasnya.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *