Kepala Plt.UPT SPF SD Negeri Sudirman 1 Makassar, ANBK Sebagai Rapor Mutu Sekolah!

BN Online, Makassar–ANBK adalah Asesmen Nasional Berbasis Komputer, merupakan tolak ukur dari AKM yakni Asesmen Kompetensi Minimun, seperti yang dikatakan Mendikbud Ristek Bpk Nadiem Makarim, ada 3 instrumen bentuk Penilaian terhadap AKM yaitu :1.Instrumen AKM itu sendiri yg terdiri atas dua bagian, yakni Literasi dan Numerasi, 2.Instrumen Survey Karakter dan 3.Instrumen Survey Lingkungan belajar, Senin (25/10/21).

Kepala Plt.UPT SPF SD Negeri Sudirman 1 Makassar, Haslinda Muchlis, S.Pd., M.Pd mengatakan bahwa pelaksanaan Assessment Nasional Berbasis Komputer telah berjalan lancar, adapun sedikit kendala terkait masalah jaringan semoga nantinya dapat diatasi.

“Siswa yang mengikuti pelaksanaan Gladi Bersih ANBK, terbagi dua gelombang, setiap gelombang dilakukan dua sesi pagi dan siang, Alhamdulillah semua berjalan lancar meskipun terdapat gangguan jaringan namun kita berharap kedepannya dapat diatasi,”ucapnya.

Menambahkan, bahwa apa yang menjadi petunjuk Pemerintah daerah tentunya sejalan dengan Pemerintah pusat, sesuai dengan petunjuk Kemendikbud, bahwa instrumen AKM terdiri dari dua yaitu Literasi adalah membiasakan mengajak anak untuk lebih gemar membaca, menyimak dan memahami apa yg sedang dibaca. Sedangkan Numerasi adalah melatih anak – anak untuk memecahkan masalah dibidang matematika dalam kehidupan sehari – hari.

Jadi menurut Bpk Nadiem Makarim diadakannya ANBK oleh Siswa-siswi Kls.V ini pada hakekatnya yang rencana awal pada saat anak di kelas IV diadakan Asesmen Konptensi Berbasis Komputer (ANBK), Namun tertunda karba berbagai kendala terutama dalam penggunaan perangkat lunak / laptop atau komputer setiap sekolah belum tersedia secara maksimal sehingga sampai saat sosialisasi.

Sedangkan Gladi bersih melakukan persiapan seperti penyediaan Laptop atau Komputer setiap sekolah berbeda-beda, tergantung kemampuan penyediaan sekolah masing-masing, ada yang 4, 5, 8, 10 dan 15 setiap sesi. Penilaian ini bukan penilaian penentuan kelulusan Siswa-siswi, namun penilaian ini merupakan pemetaan setiap sekolah dan menurut informasi bahwa ANBK dilakukan sebagai Raport Mutu sekolah.Cetusnya

Adapun kendala yang dihadapi pada umumnya adalah :Persediaan laptop, gangguan jaringan, server. Untuk itu dianjurkan penggunaan ada 2 opsi, online dan semi Onlin ebagi sekolah yang mampu menyediakan semi online lebih bagus agar pelaksanaan ANBK di bulan November 2021 nantinya tidak terganggu lagi masalah jaringan terkait tentang pengaturan servernya.

Sebagai penutup, semoga kelanjutan dari ANBK ini mendapatkan support dari Pemerintah dalam hal ini Mendikbud Ristek, agar dapat menfasilitasi semua sekolah diseluruh Indonesia.tutupnya

Red.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *