BN Online, Makasssar–Sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Koa Makassar telah melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) secara terbatas tahap ketiga mulai hari ini, Senin ( 25/10 /2021),salah satunya di UPT SPF SMP Negeri 24 Makassar . PTM terbatas hari ini digelar dengan kapasitas maksimal 50 persen, hal ini diungkapkan Kepala UPT Ismail S.Pd , M. Pd.
“Sekolah kami sudah tahap ketiga PTM Terbatas mulai digelar dari 28 Sekolah yang ada di kota Makassar mulai kemarin ” tukasnya
Kepala UPT SPF SMP Negeri 24 Makassar, Ismail S. Pd, M. Pd mengaku bersyukur kegiatan PTM terbatas di UPT SPF SMP Negeri 24 Makassar bisa berjalan dengan baik sesuai rencana, dimana sebelumnya, di SMP ini sudah pernah melakukan simulasi PTM. Baik siswa maupun orangtua murid menyambut PTM terbatas ini dengan semangat yang tinggi dan mengikuti PTM dengan baik.
Ismail menjelaskan, untuk mekanisme PTM terbatas di SMP Negeri 24 Makassar yakni maksimal kapasitas kehadiran siswa 50 persen dari total siswa yang ada serta disusun jadwal dengan sistem PTM terbatas (shifting).
“Jadi siswa tidak berangkat setiap hari, karena masih PTM terbatas sehingga kapasitasnya maksimal 50 persen. Selain sapras penunjang prokes, kami juga telah menyediakan ruang isolasi di ruang UKS. Dari hasil pantauan kami sejak tadi pagi, Alhamdulillah tidak dijumpai peserta didik kami yang bermasalah dengan kondisi kesehatannya,” papar Ismail.
Lanjutnya, karena memang kami sudah membuat SOP untuk orangtua agar memastikan anak-anak yang datang ke sekolah itu benar-benar dalam kondisi sehat. Jika ada yang kurang enak badan seperti demam, pilek, batuk,dan sebagainya, siswa/siswi tersebut diminta untuk tidak mengikuti PTM terlebih dahulu (istirahat di rumah).
Ia juga mengungkapkan khusus hari ini kelas 7 dimana dibagi menjadi 20 Ruang selebihnya hari berikutnya kelas 8 dan 9″ kami membagi 20 ruangan sekolah dimana sesi pertama mulai jam 08 sampai jam 10, kedua jam 9 sampai jam 11, berikutnya jam 12 itu pengenalan “, ucapnya
Ia juga menjelaskan beberapa hari ini pihak dari dinas kesehatan dan puskesmas sudah stand by di sekolah”, ini anjuran dari dinas kesehatan dimana SMPN 24 ini melibatkan dua puskesmas yakni Jongaya dan Cendrawasih.















