BN Online, Makassar–Kebocoran pipa air PDAM kota Makassar yang sering terjadi diakibatkan adanya kelalaian dari pihak kontraktor yang dibawah tanggung jawab Instansi PU-PR.
Pejabat Direksi Perumda Air Minum (PDAM ) Kota Makassar, Beni Iskandar mengungkapkan, bahwa selama ini kebocoran pipa PDAM itu diakibatkan adanya kelalaian dan adapula tidak ada unsur kesengajaan dari pihak kontraktor dari Dinas PU – PR saat melaksanakan pekerjaan jalan ataupun drainase.
<span;>”Kebocoran itu ada sebabnya dan itu diakibatkan adanya ketidak hati – hatian pihak kontraktor atapun sub kontraktor yang ditunjuk oleh pihak PU – PR, ” ungkap Beni Iskandar, jum’at (21/01/2022).
Kejadian ini dari dulu sering terjadi lanjut Beni Iskandar, tetapi kerusakan itu kan ada ketentuannya berupa sanksi materi, namun budaya yang diterapkan kemarin sebelum kami masuk itu ditemukan ada oknum internal PDAM sendiri yang bermain kotor.
“Sebenarnya ada sanksi bagi yang merusak atau yang mengakibatkan terjadinya kebocoran pipa, sanksinya jelas, pihak yang merusak wajib mengganti kerugian sesuai jumlah kubikasi air yang terbuang akibat bocor dan biaya materialnya berupa nilai uang, tetapi penggantian kerugian itu tidak masuk dalam kas PDAM melainkan diselewengkan atau dinikmati sendiri oleh oknum – oknum PDAM itu sendiri, ” terang Beni Iskandar.
Fakta penyalahgunaan kewenangan dan transaksi ilegal itu yang jelas telah merugikan PDAM itu sendiri dan sudah menjadi temuan Inspektorat Kota Makassar.
“Jadi sudah jadi temuan inspektorat. Kronologinya jelas, pihak Kontraktor yang merusak entah sengaja atau tidak sengaja merusak pipa PDAM akibat alat berat, kemudian dengan penuh tanggung jawab mereka penuhi apa yang menjadi ketentuan ganti rugi, tapi pada perjalanan ada oknum yang nakal kemudian tidak menyetorkan ke Kas PDAM, ” jelas Beni Iskandar.
Oleh karena itu kami tiga pejabat Direksi PDAM Makassar akan terus melakuka monitoring kerja – kerja para karyawan PDAM itu sendiri, ” Kami tidak mau ada yang coba bermain kotor lagi dan saya sudah ingatkan PDAM itu tugasnya melayani dan mengelolah secara profesional untuk kepentingan warga Kota Makasar.
“Kami tegas, ada yang coba masih menganut paham lama maka kami akan tindak tegas, ” kunci Beni Iskandar.(*/Ads)















