BN Online, Makassar–Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan “Danny” Pomanto (Danny), mengaku telah melaporkan potensi kerugian negara proyek Jalan Metro Tanjung Bunga ke Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
“Saya sudah perintahkan untuk support BPK semaksimal mungkin dalam pengungkapan fakta yang akan diaudit,” kata Danny saat menerima perwakilan BPK di Balai Kota Makassar, kemarin.
Kunjungan itu untuk membahas rencana tim pemeriksa melakukan audit interim terhadap laporan keuangan pemerintah daerah (LKPD) pada tahun 2021.
Danny memberi keleluasaan dalam pengungkapan fakta pengerjaan proyek termasuk pengerjaan Jalan Metro Tanjung Bunga.
“Potensi kerugian negara itu jelas-jelas, (Jalan Metro Tanjung Bunga) itu Rp33 miliar cuma 250 meter. Ini kita (sekarang) tidak cukup Rp90 miliar lima kilometer, dua arah lagi. Itu aneh jelas sekali. itu masuk tahun lalu jadi sekarang diaudit,” bebernya.
Danny berharap, di bawah kepimpinannya bersama Wakil Wali Kota Makassar, Fatmawati Rusdi, bisa mengantar Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar kembali meraih predikat opini wajar tanpa pengecualian (WTP).
“Saya kira di zaman saya dengan Ibu Fatma, tentunya kita akan optimis meraih WTP,” ucapnya. (*)










