Gelar Sosper, Legislator Rachmat Taqwa Dorong Penambahan Armada Sampah

BN Online, Makassar—Anggota DPRD Kota Makassar, Rachmat Taqwa Quraisy (RTQ), menilai sarana dan prasarana pengelolaan sampah di Makassar saat ini belum memadai. Salah satunya armada persampahan.

Rachmat Taqwa menyampaikan hal itu saat sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Sampah, di Hotel Khas Makassar, Jalan Andi Mappanyukki, Rabu (31/8/2022).

Legislator Fraksi PPP ini mendorong armada persampahan ditambah. Mengingat sarana ini juga banyak dikeluhkan oleh warga terkhusus di wilayah utara. Dirinya berupaya bisa menambah armada di tahun 2023. Semuanya akan ditambah di tiap kecamatan.

“Insyaallah, anggaran tahun 2023, kita coba membahas di tingkat kecamatan agar armada Fukuda itu ditambah lagi karena sudah ada banyak yang tidak layak,” ujarnya.

Ketua Komisi A Bidang Pemerintahan DPRD Makassar ini juga menyampaikan bahwa DPRD melalui Komisi A telah menganggarkan 15 Fukuda di setiap kecamatan pada 2021 lalu. Namun, armada tambahan itu masih belum mengakomodasi masalah sampah.

“Tahun sebelumnya Komisi A sudah menganggarkan 15 Fukuda walaupun kami tahu itu belum sepenuhnya memenuhi teman-teman di RT dan RW,” jelasnya.

Rachmat Taqwa meminta masyarakat untuk tidak risau. Pihaknya akan memenuhi kebutuhan warga dengan memastikan SKPD mengalokasikan anggaran untuk penambahan armada.

“Jadi kami juga memanfaatkan situasi momennya. Dan kami menerima anggaran itu yang diajukan oleh SKPD sesuai kebutuhan, dan kami yang sahkan,” tuturnya.

Sektretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Makassar, Jabba, turut mengatakan sampah rumah tangga memang menjadi persoalan. Dia pun meminta masyarakat untuk tetap membantu Pemkot Makassar dalam hal pengelolaan sampah.

“Kenapa? Anak bayi pun sudah membawa sampah. Makanya perlu partisipasi aktif masyarakat bagaimana membantu Pemkot dalam mengelola sampah,” ujarnya.

Dirinya juga sepakat dengan Rachmat Taqwa perihal sosialisasi pengelolaan sampah. Lewat kegiatan ini, pihaknya bisa tahu apa yang menjadi masalah lalu diselesaikan bersama.(*)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *