Pasar kilat Ramadhan Kota Praya, Tokoh Pemuda berikan tanggapan
Bidik Nasional.id – Loteng.NTB – Pada setiap bulan suci ramadhan tiba sering kita mendengar adanya kegiatan pesantren kilat biasanya dilakukan di sekolah. – sekolah sebagai kegiatan ekstrakurikuler pada bulan suci ramadhan. Namun kata kilat juga cocok sekali digunakan untuk para pedagang kaki lima yang menjajalkan barang dagang/ jualannya menjelang akhir ramadhan untuk dijual sampai malam takbiran.
Tidak hanya pedagang kaki lima yang buka lapak jualan tetapi juga dari penjual aksesoris makanan, minuman pakaian dan lain sebagainya. Sehingga pasar ini bisa disebut sebagai pasar kilat pasalnya mereka jualan / berdagang menjelang akhir puasa sampai malam takbiran saja.
Tokoh Pemuda yang juga Aktivis yang akrab dipanggil Bung Jalal berikan tanggapan terhadap pasar kilat ini bahwa pasar seperti ini meski hanya sebentar saja bisa menjadi lokomotif kebangkitan ekonomi masyarakat khususnya pedagang kaki lima . Jika pasar ini berjalan setiap pekan yakni Sabtu minggu yang bisa berujung menjadi pasar malam hal ini yang memicu perputaran ekonomi khusus masyarakat Kota Praya Lombok Tengah.
” Jadi kalau ada kegiatan pasar malam maka inilah salah satu ciri sebuah kota menjadi kota metropolitan yang mana loteng saat ini sudah berlabel kota internasional dengan adanya bandara BIL dan KEK MANDALIKA maka sudah semestinya Pemda loteng mendorong lahirnya pusat pusat ekonomi yang bisa menginternalisasikan makna loteng sebagai kota dunia,” kata Bung Jalal yang pernah menjabat sebagai Ketua KNPI Loteng.( BN 02)















