Disperindag Loteng gelar Pelatihan Blending Rokok 2023

Disperindag Loteng gelar Pelatihan Blending Rokok 2023

Bidik Nasional.id – Loteng.NTB – Acara kegiatan Pelatihan Blending Rokok oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan ( Disperindag ) Kabupaten Lombok Tengah dihadiri puluhan peserta dari berbagai elemen dan pemuda. Pelatihan dilaksanakan selama tiga hari bertempat di Grand Royal Bil Hotel Praya Barat ( Prabar ) Kabupaten Lombok Tengah selama tiga hari, 3 – 5 Mei 2023

Dalam pelatihan, peserta diharapkan mampu menjadi insan yang terampil, bisa berkarya, mencintai produk lokal juga bisa menjadi pebisnis atau pengusaha rokok yang sukses untuk masa depan.

Hadir pada kegiatan ini, Sekretaris Disperindag Loteng Setiawan, S.Sos. sebagai pejabat yang mewakili didampingi Kabid Disperindag Yuliani Martina, ST, Ketua Asosiasi Petani Tembakau Indonesia ( APTI ) Provinsi Ir. Sahminudin, Ketua Asosiasi Petani Tembakau Indonesia ( APTI) Loteng Hj. Bq. Muliati, SIP sekaligus membawa perserta pelatihan 10 orang, Samsul dari Koperasi Jujur Batur ( JJB ) Tobacco Staf Disperindag Loteng dan puluhan peserta pelatihan dari enam Kecamatan di LombokTengah

Metode pelatihan, pertama peserta diberikan penjelasan tentang sejarah dan jenis – jenis tembakau dari dalam dan luar negeri dan jenis – jenis rokok lalu diberikan pembekalan materi yakni bagaimana racikan tembakau untuk menjadi bahan baku untuk menjadi sebatang rokok yang memiliki cita rasa tinggi, khas, dan berkualitas.

Bagaimana tembakau, cengkeh, sauce agar menjadi racikan yang bagus dan memiliki citarasa yang khas dan berkualitas

” Setelah pembekalan materi kita lanjutkan nanti dengan praktek bagaimana meracik tembakau dengan cengkeh dan sauce agar bisa menjadi sebatang rokok yang memiliki citarasa yang tinggi dan khas,” kata Ketua APTI Provinsi Ir. Sahminudin di depan peserta Rabu, (03/05).

Racikan pembuatan rokok menggunakan tembakau pilihan dan berkualitas seperti Virginia, Kasturi dan lain sebagainya.

” Rokok memiliki bermacam jenis, antara lain sigaret keretek tangan ( skt ), sigaret keretek tangan filter ( sktf ), sigaret keretek mesin ( skm ), sigaret keretek putih tangan ( skpt ), sigaret keretek putih dan lain – lain,” imbuhnya.

Dalam pelatihan ini peserta dibagi menjadi tiga kelompok, terdiri dari kelompok I, II, III. Selain diberikan materi selanjutnya masing – masing kelompok praktek bagaimana meracik, tembakau, cengkeh, sauce, harum manis untuk menjadi sebatang rokok yang memiliki citarasa yang berkualitas dan hasil dari masing – masing kelompok nanti akan dikumpulkan menjadi tester.

” Setelah materi nanti kita akan berikan waktu untuk mempraktekkan dari materi yang sudah kita berikan tadi. Dan hasil dari praktek masing – masing kelompok kita akan kumpul untuk dijadikan tester,” katanya.

Peserta sangat antusias mengikuti pelatihan ini dan per orang dari masing – masing kelompok praktek membuat sebatang rokok secara bergiliran dengan menggunakan alat manual

” Saya senang ikuti pelatihan ini, karena selain dapat ilmu juga dapat pengalaman, bertambah teman dan nanti setelah selesai kita diberikan sertifikat,” kata salah seorang peserta pelatihan yang enggan disebut namanya.

Acara Pembukaan Pelatihan Blending Rokok DBHCHT 2023 dipimpin langsung oleh Sekretaris Disperindag Loteng Setiawan, S.Sos. Pelatihan ini merupakan yang ke sekian kalinya

Dalam sambutannya Setiawan menyampaikan bahwa dana untuk pelatihan blending rokok ini dananya bersumber dari dana DBHCHT tahun anggaran 2023

” Saya akan memulai dari sumber pendanaan pelatihan ini. Kenapa saya mulai dari itu karena banyak sekali pertanyaan terutama dari masyarakat pelaku usaha tembakau atau petani tembakau. Kemana dana DBHCHT, Nah, hari ini kita melakukan pelatihan kemarin kita juga sudah melakukan pelatihan dan ini pelatihan mungkin untuk angkatan ke enam atau ke tujuh. Jadi, ini salah satu bagian yang sumber dananya dari DBHCHT. Kami dari Disperindag yang pertama didanai adalah pelatihan blending,” ungkapnya.

Sementara Kabid Disperindag Loteng Bq. Yuliani Martina, ST mengatakan bahwa masyarakat antusias khususnya di wilayah yang berpotensi tembakaunya

” Alhamdulillah, antusias masyarakat Lombok Tengah yang memang kita memilih wilayah yang potensi tembakaunya lebih banyak khususnya yang berada di Utara, Prateng, Pratim, Pujut tetapi di angkatan selanjutnya insya Alloh tanggal 15,16. Setiap angkatan kami enam kecamatan dan angkatan selanjutnya juga enam kecamatan,” tutur Yuliana.

” Pelatihan ini sifatnya berkesinambungan, akan terus berlanjut seperti pelatihan sekarang ini dan harapan kami nanti akan tumbuh wirausaha baru dari industri rokok, paling tidak produk lokal, bangga dengan produk lokal, lebih mencintai produk lokal. Apalagi tembakau yang ada di wilayah kita sangat luar biasa artinya nomer satu kelasnya malah yang dikirim ke Jawa disortir dari sini. Malah dari Kudus menyampaikan bahwa tembakau yang disortir dari Lombok Tengah khususnya NTB itu yang dikirim ke Kudus, tembakau kita berkualitas tinggal kita bagaimana memanage hal ini untuk bisa bisa berinovasi, berkreasi, bisa berkarya dan mau menggali potensi diri yang memang orang lain juga punya potensi,” pungkasnya.(BN 02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *