KADISDAG LOTENG TUTUP ACARA PELATIHAN BLENDING ROKOK DILANJUTKAN DENGAN PEMBAGIAN SERTIFIKAT PESERTA

KADISDAG LOTENG TUTUP ACARA PELATIHAN BLENDING ROKOK DILANJUTKAN DENGAN PEMBAGIAN SERTIFIKAT PESERTA

Bidik Nasional.id – Loteng.NTB – Acara kegiatan Pelatihan Blending Rokok dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan ( Disperindag ) Lombok Tengah yang dilaksanakan selama tiga hari yang dimulai pada Rabu, 03 Mei di Grand Royal Bil Hotel telah berakhir pada Jum’at 05//05/2023

Acara penutupan dipimpin langsung oleh Kadisperindag Lombok Tengah H. Suhartono, S.Sos,MM., dan dilanjutkan dengan pembagian sertifikat kepada semua peserta pelatihan blending rokok yang hadir semua.

HM Suhartono menyampaikan bahwa, hasil dari pelatihan ini diharapkan kepada semua peserta agar ada kelanjutannya, apa tindak lanjut dari kegiatan ini, tidak hanya sebatas pelatihan saja.

” Saya mungkin berpikir lebih jauh daripada kita pelatihan pelatihan tetapi tidak ada tindak lanjutnya, yang kita perlukan adalah berkelanjutan, ada tidak kelanjutannya dari kegiatan ini ?,” tegas H. Suhartono.

” Karena bagaimanapun kalau kita kembali kepada kebiasaan kita sesuatu itu memang yang akan menimbulkan kenangan adalah sesuatu yang berkelanjutan, o ya, pada zaman ini pada zaman ini, itu akan menjadi cerita/sejarah ( history ) yang bagus,” imbuhnya.

” Kepada bapak ibu semua yang ikut pelatihan tolong diambil nomernya para narasumber, mungkin tidak cukup 3 hari 2 malam bapak ibu di tempat ini jika ada kesulitan nanti ditemukan bapak ibu bisa berkoordinasi, komunikasi dengan narasumber,” ujarnya.

” Makanyakepada ibu kabid kita tidak bisa lepas dari beliau pak sekretaris dan ketua Asosiasi Petani Tembakau Indonesia ( APTI ) agar apa?, ada sharing pengetahuan, kegiatan, kepentingan, kita bisa berjalan bersama – sama. Itu yang dimaksud dari pemerintah bahwa bagaimana kita berjalan bersama, sehingga tujuan yang akan dicapai itu bisa diraih, itulah pemerintah daerah. Mudah – mudahan apa yang didapatkan oleh bapak ibu sekalian semoga bermanfaat untuk hidup dan kehidupan,” harapnya

Sementara saat usai acara pelatihan Kabid Disperindag Loteng Bq. Yuliana Sapriani, ST juga sampaikan tentang dukungan dari pemda

” Dukungan dari pemda sekarang ini, Alhamdulillah dengan terbangunnya KIHT atau SIHT ( SENTRAL INDUSTRI HASIL TEMBAKAU ) yang ada di barabali nanti dan dengan adanya kantor bea cukai yang akan kita hadirkan nanti di Lombok Tengah untuk memudahkan kepengurusan izinnya, baik itu petani tembakau yang memang mau meluaskan jaringan usahanya tidak hanya menjadi petani tembakau saja tetapi juga sebagai pelaku industri, legalitasnya sudah kita siapkan dengan adanya kantor bea cukai itu dan segala sesuatu yang berkaitan dengan legalitas usahanya insya Alloh kita akan fasilitasi.

Ditanya soal apakah di Lombok Tengah sudah bisa ada pabrik rokok ? Yuli Kabid Disdag mengatakan, seharusnya ada karena tembakau di Lombok Tengah berkualitas dan terbesar di NTB.

” Harus ada pabrik rokok di Lombok Tengah ini, kita tetap optimis karena tembakau kita di Lombok Tengah ini potensi tembakaunya berkualitas dan terbesar di Lombok Tengah NTB ini,” pungkasnya.(BN 02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *