Bagai Bulan Jatuh dipangkuan Saat Bupati Loteng Hadir di Gubuk Reotku, Ungkap Siti Rukayyah

Bagai Bulan Jatuh dipangkuan Saat Bupati Loteng Hadir di Gubuk Reotku, Ungkap Siti Rukayyah

Bidik Nasional.id – Lombok Tengah – Tidak semua orang bisa menjadi seorang penghafal Alquran (hafiz). Bagi umat musBagailim, seorang hafiz tentu akan dihormati karena keistimewaannya dapat mengingat 30 juz isi dalam kitab suci umat Islam tersebut.

Keistimewaan itulah yang dirasakan Siti Rukayyah, Dusun Bun Rejeng Desa Perina Kecamatan Jonggat, Alumni Ponpes Nurul Ilmi Ranggagata, Kecamatan Praya Barat Daya. Pada Kesempatan ini Bupati Lombok Tengah H L Pathul Bahri S.Ip memimpin langsung visitasi tersebut ,pada hari Senin 08/05/2023.

Selain Bupati Lombok Tengah beserta rombongan juga hadir Camat Jonggat Lale Anys Fajriani, Kepala Desa Perina Maroan Hamdi juga turut mendampingi Bupati dan rombongan.

Dalam kesempatan itu Kepala Desa Perina, sangat berharap pada pemerintah kabupaten Lombok Tengah,agar supaya anak kami Siti Rukayyah bisa lulus dan mendapat Rekomendasi dari Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah. Ungkapnya singkat.

Sementara itu, Camat Jonggat Lale Anyes Fajriani menyampaikan rasa syukurnya atas pencapaian Putra Putri Jonggat, apalagi nominator terbanyak berasal dari Jonggat.

“Apresiasi yang setinggi tingginya untuk Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah dan Yayasan Peduli Yatim, untuk terobosan baru dalam membantu anak-anak kurang mampu,”ungkap Camat.

Camat Jonggat berharap, 5 orang yang berhasil lulus jadi nominator tersebut,lulus tes dan berhasil mendapatkan beasiswa. Begitu juga semoga Nanda Siti Rukayyah tetap dilindungi sang pencipta,serta tetap dalam keadaan sehat wal Afiat

Saya yakin, ungkap Bupati dihadapan Camat Jonggat,Kepala Desa Perina dan para Tiem Visitasi juga dihadapan Siti Rukayyah dan Keluarga , ” program ini merupakan Program Beasiswa orang tidak mampu dengan persyaratan penghafal Al-Qur’an 30 Juz, in syaa Allah tidak banyak ditempat lain, bahkan tidak ada”. Jelas Bupati Lombok Tengah.

“Inilah tujuan kami datang, melihat lebih dekat seperti apa sih calon penerima beasiswa kedokteran ini. Mudah-mudahan dari 19 orang ini menjadi berapa nanti, mudah mudah Nanda Siti Rukayyah tetap termasuk didalamnya.”tutup H L Pathul Bahri. ( BN 01).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *