UPT SPF SMPN 22 Makassar Adakan Kegiatan Sukseskan Gelar Karya Sekolah

BN Online, Makassar — UPT SPF SMPN 22 Makassar menerapkan projek profil pelajar Pancasila dengan mengambil tema kearifan lokal ” jari tangan ” ( jappa-jappa ributta Salewangang) dan pengolahan Limbah plastik ( Oplas)

Saat di jumpai Kepala UPT SPF SMPN 22 Makassar, Dr. Hj. Salmah, S. Pd, M. Pd mengatakan untuk projek profil pelajar Pancasila, memilih tema kearifan lokal dan oplas dengan memanfaatkan apa yang ada di lingkungan sekitar. Mereka pun lalu memanfaatkan limbah plastik. Salmah menceritakan kisah awal dirinya terinspirasi untuk mengolah limbah Plastik menjadi karya atau produk yang memiliki nilai jual.

“Jadi sudah lama saya perhatikan. Banyak limbah plastik ditemukan sekitar kita,tapi tidak terpikir untuk mengambilnya. Lalu saya berpikir, kenapa ini tidak dimanfaatkan? Jadi saya agak sedikit memaksa kepada guru prakarya. Saya bilang begini, prakarya itu kan apapun materinya misalnya membuat sesuatu. Jadi coba bahan dasarnya dari limbah Plastik. Terserah mau dibuat apa. Pokoknya bahannya plastik,” tutur Salmah, Selasa 31 Mei 2023.

Ia mengatakan, pembelajaran berbasis projek (project based learning) seperti membuat karya dari limbah plastik, berbeda dengan metode pembelajaran lain di kelas. Menurutnya, pembelajaran berbasis projek lebih menyenangkan bagi siswa.

“Ketika projek, siswa menganggapnya seperti main-main, padahal sebenarnya mereka kita nilai saat mengerjakan sesuatu, jadi ada proses yang kita nilai,” katanya.

Salmah juga menjelaskan tentang Kurikulum Merdeka, yang belum lama ini diluncurkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan merupakan paradigma baru dalam dunia pendidikan di Indonesia. Salah satu hal yang membedakan kurikulum merdeka belajar dengan kurikulum sebelumnya adalah adanya kegiatan berbasis Proyek, yang bernama Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila.

“Berdasarkan Permendikbudristek No. 56/M/2022, Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) merupakan kegiatan kokurikuler berbasis projek. Projek P5 ini adalah pembelajaran baru yang dimunculkan pada sekolah penggerak dan dirancang untuk menguatkan upaya pencapaian kompetensi serta karakter sesuai dengan profil Pelajar Pancasila,” katanya.

“Profil Pelajar Pancasila merupakan gambaran pelajar Indonesia sepanjang hayat yang kompeten, berkarakter, dan berperilaku sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Kegiatan P5 ini merupakan pembelajaran lintas disiplin ilmu dalam mengamati dan memikirkan solusi terhadap permasalahan di lingkungan sekitar untuk menguatkan berbagai kompetensi dalam profil Pelajar Pancasila,” tambahnya di sela-sela kegiatan.

Terlihat para siswa juga begitu antusias mengikuti dan melaksanakan acara yg sangat meriah dan khidmat hari ini, mereka berharap di setiap tahun akan ada acara serupa yang bisa mendukung segala bentuk kreativitas siswa dalam hal hal positif.

“Semoga siswa dengan Kurikulum Merdeka Belajar mampu menciptakan siswa yang siap dijadikan pemimpin yang akan datang. Progam ini rencananya kedepannya diadakan setiap tahun, ” ujar Kepala UPT SPF SMPN 22 Makassar, Dr. Hj. Salmah, S. Pd, M. Pd

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *