BN Online, Makassar-–Salah satu sekolah UPT SPF SD Inpres Unggulan BTN Pemda Kota Makassar kembali mencatat prestasi gemilang di kancah nasional dengan berhasil meraih penghargaan Tertinggi Adiwiyata Mandiri dari kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Jakarta, pada Senin 30 September hingga Rabu 2 Oktober 2024.
Sertifikat Penghargaan dan Piala ini diserahkan langsung oleh Wakil Menteri LHK RI, Alue Dohong, didampingi Staf Ahli Bidang Regulasi Kemendikbudristek, Nur Syarifah, bertempat di Gedung Manggala Wana Bhakti, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Jakarta.
Dalam kesempatan ini, sebanyak 205 sekolah menerima Piala Adiwiyata Mandiri, dan 512 sekolah lainnya mendapat Piagam Adiwiyata Nasional.
Menurut, Isman, S. Pd, M. Pd, menyampaikan rasa bangganya atas prestasi UPT SPF SDI Unggulan BTN Pemda Makassar yang dinobatkan sebagai Sekolah Adiwiyata Mandiri.
Kepala UPT SPF SDI Unggulan BTN Pemda Makassar, Isman, S. Pd, M. Pd.
“Untuk Kota Makassar ada 10 sekolah yang mendapat Adiwiyata Nasional, dan Piala Adiwiyata Mandiri ada 6 selkolah ” ungkapnya.
Srrtifikat pemghargaan dan piala ini merupakan bentuk apresiasi tertinggi bagi sekolah kami yang peduli terhadap lingkungan.
“Kami berharap hal ini bisa menjadi motivasi bagi sekolah-sekolah lain di untuk meraih prestasi serupa di tingkat nasional,” tambah Isman, S. Pd, M. Pd, selaku Kepala UPT SPF SDI Unggulan BTN Pemda Makassar.
Selain menerima piala, UPT SPF SDI Unggulan BTN Pemda Makassar juga mendapat sertifikat yang di tandatangani oleh Nadiem Makarim Kemendikbudristek, dan Sitti Nurbaya Menteri LHK Ri, serta ini diterima langsung oleh Kepala UPT SPF SDI Unggulan BTN Pemda Makassar, Isman, S. Pd, M. Pd.
Sementara, Erniyanti., S. Pd., M., Pd., dan selaku Ketua tim adiwiyata di UPT SPF SD Inpres Unggulan BTN Pemda Makassar, menyampaikan terkait perubahan sikap dari anak didik kami, yang menjadikan mereka sebagai karakter yang lebih peduli.
“Berbagai proses penilaian telah dilalui, dan bukan menjadi hal yang mudah. Diawali dengan perencanaan, dilanjut dengan analisis lingkungan hingga pada verifikasi lapangan,” ujarnya.















