BN Online, Makassar—UPT SPF SD Negeri Ujung Tanah 2 Makassar sukses menggelar kegiatan Kelompok Belajar (Kombel) Peningkatan Numerasi dengan Metode Gasing selama tiga hari, mulai dari 9 hingga 11 Desember 2024. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh elemen sekolah, termasuk guru, siswa, dan tenaga kependidikan, dengan tujuan memperkuat kemampuan numerasi siswa melalui metode yang inovatif dan menyenangkan.
Metode Gasing (Gampang, Asyik, dan Menyenangkan) diperkenalkan untuk memberikan pendekatan baru dalam pembelajaran numerasi. Melalui metode ini, siswa diajak untuk belajar matematika dengan cara yang lebih sederhana, interaktif, dan mudah dipahami. Kegiatan ini juga menjadi sarana bagi para guru untuk meningkatkan keterampilan mengajar mereka, khususnya dalam bidang numerasi.
Kepala UPT SPF SD Negeri Ujung Tanah 2 Makassar, Andi Nurhayati, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasinya atas antusiasme peserta dalam kegiatan ini.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap siswa dapat memahami konsep numerasi dengan lebih baik dan merasa bahwa matematika bukanlah pelajaran yang sulit. Metode Gasing adalah salah satu cara kami untuk mendukung peningkatan kemampuan siswa dalam bidang ini,” ujar Andi Nurhayati.
Beliau juga menekankan pentingnya kerja sama antara guru dan siswa dalam menerapkan metode ini ke dalam pembelajaran sehari-hari. “Kami berharap para guru dapat mengadopsi metode Gasing dalam proses pembelajaran, sehingga siswa semakin termotivasi untuk belajar matematika,” tambahnya.
Selama tiga hari kegiatan, para peserta mengikuti sesi pembelajaran yang interaktif, termasuk demonstrasi langsung metode Gasing, diskusi kelompok, dan praktek pengajaran. Tidak hanya siswa yang merasakan manfaatnya, tetapi juga para guru yang mendapatkan wawasan baru tentang cara mengajar yang lebih efektif.
Dengan suksesnya Kombel ini, UPT SPF SD Negeri Ujung Tanah 2 Makassar berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi dalam proses pembelajaran. “Kami percaya bahwa dengan metode yang tepat, siswa akan semakin percaya diri dan mampu menguasai numerasi dengan baik,” tutup Andi Nurhayati.
Kegiatan ini menjadi langkah konkret bagi sekolah dalam mendukung program peningkatan numerasi yang digalakkan secara nasional, sekaligus menciptakan suasana belajar yang lebih menyenangkan dan bermakna bagi semua pihak.















