Kesederhanaan Natal Kristus, Sukacita Besar di Perayaan Natal SMPN 1 Makassar

BN Online, Makassar– Suasana penuh sukacita menyelimuti aula SMPN 1 Makassar dalam perayaan ibadah Natal yang berlangsung dengan tema “Marilah Kita Pergi ke Betlehem” (Lukas 2:15). Subtema yang diangkat,

“Kesederhanaan Natal Kristus Membawa Kesukaan Besar Bagi Dunia” (Lukas 2:8-16), mengingatkan seluruh peserta akan makna mendalam dari kelahiran Yesus yang sederhana namun membawa pengaruh besar bagi umat manusia., Rabu, 18 Desember 2024.

Acara dimulai dengan ibadah yang khidmat, dipimpin oleh Guru Agama Kristen, Ibu Agustin Dwi Nurtjahjanti, S.PAK, serta dihadiri oleh para siswa kelas 7, 8, dan 9, guru, dan staf sekolah.

Setelah doa pembukaan dan pujian bersama, acara dilanjutkan dengan pembacaan Alkitab dari Lukas 2:8-16, yang menyampaikan pesan tentang kabar sukacita kelahiran Kristus kepada para gembala di padang. Suasana semakin meriah dengan penampilan duet vokal siswa kelas 7, 8, dan 9 yang menyanyikan lagu-lagu Natal, serta solo yang membangkitkan semangat dan rasa syukur akan kasih Kristus.

Dalam renungan Natal yang disampaikan oleh Ibu Agustin Dwi Nurtjahjanti, beliau menekankan pesan pentingnya kesederhanaan Natal. “Natal adalah momen untuk merenungkan kasih Tuhan yang besar melalui kelahiran Yesus Kristus di tempat yang sederhana, namun membawa perubahan besar bagi dunia. Kita diingatkan untuk hidup dengan rendah hati dan berbagi kasih dengan sesama,” ujar beliau.

Di akhir renungan, Ibu Agustin menyampaikan harapannya bagi siswa-siswi SMPN 1 Makassar. “Saya berharap, melalui perayaan Natal ini, anak-anak dapat meneladani Yesus yang penuh kasih dan membawa damai bagi orang di sekitar mereka. Kiranya mereka tumbuh menjadi pribadi yang takut akan Tuhan dan menjadi berkat bagi sesama,” sambungnya.

Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ibu Agustin, diikuti dengan sesi foto bersama. Para siswa pulang dengan hati penuh sukacita, membawa pesan Natal untuk terus menyebarkan kasih dan damai di mana pun mereka berada.

Perayaan Natal ini menjadi momen berharga yang tidak hanya mempererat hubungan kekeluargaan di lingkungan sekolah tetapi juga mengingatkan kembali akan esensi sejati Natal: kasih, kesederhanaan, dan sukacita bagi semua.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *