BN Online, Makassar–– Tim Satuan Tugas (Satgas) Siaga Bencana UPT SPF SMPN 24 Makassar menggelar kerja bakti di sekitar area sekolah pada Senin (20/01/2025) sore. Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi genangan air mengingat tingginya curah hujan yang melanda kota Makassar akhir-akhir ini.
Kepala UPT SPF SMPN 24 Makassar, Ashar Kadir, S.Pd., M.Pd., kepada awak media menjelaskan bahwa kegiatan kerja bakti ini dimotori langsung oleh Tim Satgas yang terdiri dari guru, staf, dan peserta didik atau siswa-siswi sekolah.
“Ini dilakukan sebagai wujud mengantisipasi terjadinya genangan di lingkungan sekolah mengingat curah hujan akhir-akhir ini sangat tinggi,” ucap Ashar Kadir saat ditemui di lokasi kerja bakti.
Menurutnya, kebersihan lingkungan sekolah menjadi faktor krusial dalam mencegah terjadinya banjir atau genangan yang dapat mengganggu proses belajar mengajar. Dengan membersihkan saluran air dan area sekitar sekolah, diharapkan air hujan dapat mengalir lancar dan tidak menimbulkan genangan.
Lebih lanjut, Ashar Kadir menyampaikan harapannya agar kegiatan ini dapat menumbuhkan kesadaran seluruh warga sekolah akan pentingnya kebersihan lingkungan.
“Dengan adanya kegiatan ini, kami berharap agar seluruh warga sekolah sadar akan kebersihan lingkungan, terutama siswa-siswi. Sehingga, dengan lingkungan yang bersih kita terhindar dari berbagai penyakit,” harapnya.
Kerja bakti yang dilakukan meliputi pembersihan saluran drainase, pemotongan ranting pohon yang berpotensi membahayakan, serta pembersihan area sekitar sekolah dari sampah-sampah yang dapat menyumbat aliran air.
“Alhamdulillah, seluruh tim Satgas begitu antusias dalam melaksanakan kerja bakti ini. Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan sangat terasa dari seluruh peserta yang hadir,” tutur Ashar Kadir.
Untuk diketahui bersama, Satgas Siaga Bencana merupakan tim yang bertugas untuk menyebarkan budaya sadar bencana dan memastikan kesiapsiagaan menghadapi bencana di lingkungan sekolah. Tim ini dibentuk sebagai bagian dari upaya mitigasi bencana tingkat satuan pendidikan.
Kesiapsiagaan bencana sendiri adalah serangkaian tindakan yang dilakukan sebelum, saat, dan setelah bencana untuk mengurangi risiko dan dampak yang mungkin timbul. Dengan adanya Satgas Siaga Bencana di sekolah, diharapkan seluruh warga sekolah memiliki pemahaman dan keterampilan yang memadai dalam menghadapi situasi darurat bencana.
Kegiatan kerja bakti yang berlangsung sore hari tersebut berjalan lancar dan mendapat dukungan penuh dari seluruh komponen sekolah, termasuk komite sekolah dan orang tua siswa yang turut mendukung upaya penciptaan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman.















