Siswa UPT SPF SD Negeri Beroanging Makassar Wakili Kota Makassar di STQH Provinsi Sulsel

BN Online, Makassar—Muh Yusuf, siswa UPT SPF SD Negeri Beroanging Makassar, terpilih mewakili Kota Makassar dalam Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits (STQH) ke-XXIII tingkat Provinsi Sulawesi Selatan yang digelar di Kabupaten Luwu Utara. Keberangkatan Yusuf bersama Kafilah Kota Makassar secara resmi dilepas oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, didampingi Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham, serta jajaran Forkopimda, dalam acara pelepasan simbolis di Balai Kota, Jumat (11/04/2025).

Wali Kota Munafri Arifuddin dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas dedikasi para peserta, termasuk Muh Yusuf, yang telah berhasil menorehkan prestasi di tingkat kota. “Ini adalah kebanggaan bagi Makassar. Kami yakin kafilah kita akan mengharumkan nama kota di ajang provinsi, dengan persiapan maksimal dan semangat keagamaan yang kuat,” ujarnya.

Kepala UPT SPF SD Negeri Beroanging Makassar, Fatimah, S.Pd., menyatakan kebanggaannya atas pencapaian Muh. Yusuf. “Ini adalah hasil dari kerja keras dan latihan intensif Muh. Yusuf, didukung oleh guru pembimbing serta orang tua. Kami berharap beliau dapat memberikan yang terbaik dan menjadi inspirasi bagi siswa lain,” ujar Fatimah.

Fatimah menambahkan bahwa pihak sekolah telah mempersiapkan Muh. Yusuf secara holistik, baik dari segi mental, spiritual, maupun penguasaan materi. “Kami juga melakukan simulasi kompetisi untuk membiasakan Muh. Yusuf dengan atmosfer STQH. Dukungan dari Dinas Pendidikan Kota Makassar turut menjadi faktor penting dalam persiapan ini,” sambungnya.

STQH ke-XXIII tingkat Provinsi Sulawesi Selatan tahun ini mengusung tema “Memperkuat Ukhuwah melalui Keunggulan dalam Tilawah dan Pemahaman Hadits”. Muh. Yusuf akan bersaing dalam kategori Tilawatil Qur’an tingkat SD, mewakili Makassar setelah memenangi seleksi ketat di tingkat kota.

“Saya bersyukur dan bertekad untuk membawa pulang penghargaan terbaik. Ini adalah kesempatan untuk membuktikan bahwa siswa Makassar mampu bersaing di tingkat provinsi,” ujar Muh. Yusuf penuh semangat usai acara pelepasan.

Kegiatan STQH di Luwu Utara akan berlangsung selama sepuluh hari, diikuti oleh perwakilan dari 24 kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan. Seluruh kontingen Kota Makassar telah dibekali pelatihan khusus oleh Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) setempat.

Dukungan dan doa dari warga Makassar diharapkan menjadi motivasi tambahan bagi Yusuf dan kafilah lainnya untuk mengukir prestasi gemilang.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *