BN Online, Makassar — Suasana khidmat dan penuh warna budaya tampak menyelimuti Lapangan Karebosi pagi ini dalam Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025. Di antara peserta upacara yang hadir, tampak Kepala UPT SPF SDI Buttatianang II Makassar, Ilyanti Hasirah Nurgas, S.Pd., M.Pd., bersama para guru dan stafnya tampil anggun dan gagah mengenakan pakaian adat khas Sulawesi Selatan.
Upacara yang mengusung tema nasional “Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua” ini menjadi momentum penting untuk menggaungkan semangat kolaborasi seluruh elemen bangsa demi kemajuan pendidikan di Indonesia.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham, serta jajaran Forkopimda Makassar, menandakan keseriusan pemerintah daerah dalam mendukung sektor pendidikan.
Kepala UPT SPF SDI Buttatianang II Makassar, Ilyanti Hasirah Nurgas, S.Pd., M.Pd., mengungkapkan kebanggaannya atas keikutsertaan sekolahnya dalam momen nasional ini. “Kehadiran kami bukan hanya sebagai bentuk penghormatan terhadap Hari Pendidikan Nasional, tapi juga wujud nyata komitmen kami dalam memperkuat budaya dan karakter peserta didik melalui pendidikan yang berakar pada kearifan lokal,” ujarnya.
Lanjutnya, di sekolah, pihaknya juga menggelar upacara peringatan Hardiknas sebagai bagian dari pembinaan karakter dan penanaman nilai-nilai nasionalisme kepada siswa. “Kami ingin anak-anak kami tumbuh menjadi generasi yang mencintai budaya dan memahami pentingnya pendidikan dalam kehidupan berbangsa, serta melaksanakan Kegiatan di sekolah, seperti lomba puisi dan nyanyi solo untuk siswa, dan semuanya siswa yang ikut lomba mendapat hadiah tak terkecuali,” tambahnya.
Selain itu, Ilyanti menegaskan pentingnya peran guru dan tenaga kependidikan dalam membentuk masa depan bangsa. “Guru bukan hanya pendidik, tapi juga teladan yang menjadi cahaya bagi setiap langkah anak-anak menuju cita-cita mereka,” ungkapnya penuh semangat.
Harapan besar pun ia sampaikan, agar momentum Hardiknas ini tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga menginspirasi semua pihak untuk terus mendukung dan memperjuangkan akses pendidikan yang merata dan berkualitas.
Sambungnya, “Kami percaya, dengan partisipasi semua elemen, termasuk orang tua, pemerintah, dan masyarakat, visi pendidikan yang bermutu untuk semua bukanlah mimpi, tapi tujuan yang bisa kita capai bersama,: tutupnya.