Pasca Aksi Demonstrasi, SMPN 48 Makassar Beralih ke Belajar Daring

BN Online, Makassar – UPT SPF SMP Negeri 48 Makassar resmi melaksanakan kebijakan Belajar dari Rumah (BDR) pada Senin, 1–4 September 2025. Kebijakan ini diambil demi menjaga kenyamanan serta keamanan bersama seluruh warga sekolah.

Pembelajaran tetap berjalan melalui berbagai platform daring seperti Zoom, Google Meet, Microsoft Teams, dan aplikasi pendukung lainnya. Kehadiran peserta didik dipantau langsung oleh wali kelas dan bagian kurikulum agar disiplin belajar tetap terjaga.

Pasca demonstrasi yang terjadi di sekitar lingkungan sekolah, Kepala UPT SPF SMPN 48 Makassar, Rakhmaniar Basri, menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bentuk antisipasi sekaligus solusi agar proses belajar mengajar tidak terganggu.

“Keputusan ini diambil untuk memastikan aktivitas pendidikan tetap berlangsung meskipun situasi kurang kondusif. Kami ingin anak-anak tetap fokus belajar dari rumah dengan pengawasan orang tua dan guru,” ujarnya.

Lebih lanjut, Rakhmaniar menegaskan bahwa pihak sekolah telah menyiapkan jadwal belajar daring yang terstruktur agar materi tetap tersampaikan sesuai kurikulum.

Selain itu, guru juga diwajibkan untuk memberikan laporan perkembangan peserta didik setiap harinya agar pembelajaran berjalan efektif.

Oleh karena itu, pihak sekolah mengimbau seluruh orang tua agar turut berperan aktif mendampingi anak-anak selama pelaksanaan BDR ini.

Harapan besar disampaikan Rakhmaniar agar kondisi sekitar segera kembali kondusif, sehingga seluruh warga sekolah bisa kembali beraktivitas seperti biasa dengan aman dan nyaman.

Diketahui, SMP Negeri 48 Makassar memiliki ratusan peserta didik yang aktif, sehingga koordinasi daring menjadi langkah penting dalam menjaga keberlangsungan kegiatan belajar.

Sambungnya, kebijakan BDR ini hanya bersifat sementara, dan pihak sekolah akan segera membuka kembali pembelajaran tatap muka begitu situasi dinilai aman.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *