SMP Negeri 50 Makassar Gelar LDK Bentuk Pemimpin Muda Berkarakter

BN Online, Makassar — UPT SPF SMP Negeri 50 Makassar kembali menggelar kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) sebagai bagian dari pembinaan karakter dan peningkatan kemampuan kepemimpinan bagi siswa. Kegiatan yang berlangsung pada Oktober 2025 ini mengusung tema “Membentuk Pemimpin Muda yang Berkarakter, Kreatif, dan Bertanggung Jawab”. Acara dimulai pukul 14.00 WITA di lingkungan sekolah dan dihadiri oleh guru pembina, perwakilan OSIS, serta seluruh peserta didik terpilih, Sabtu (18/10/2025).

Dalam sambutannya, pihak sekolah menegaskan bahwa LDK merupakan wadah penting dalam membentuk mental dan karakter generasi muda agar siap menjadi pemimpin yang mampu membawa perubahan positif. Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya belajar konsep kepemimpinan formal, tetapi juga nilai-nilai tanggung jawab, kerja sama, komunikasi yang efektif, hingga pengambilan keputusan yang bijak.

Kepala UPT SPF SMPN 50 Makassar, Abdul Azis Hasan, S.Pd., MM, mengatakan bahwa kegiatan LDK ini dirancang untuk melatih keterampilan perencanaan dan pengelolaan program bagi siswa.

“Melatih anak-anak membuat rencana, menentukan tujuan, serta memahami langkah-langkah untuk mencapainya adalah bagian penting dari pendidikan kepemimpinan. Kami ingin mereka tumbuh sebagai pribadi yang mampu berpikir terstruktur dan bertindak penuh tanggung jawab,” ujarnya.

Lebih jauh, Abdul Azis Hasan menyampaikan bahwa LDK menjadi ruang belajar yang tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga praktik langsung melalui simulasi dan diskusi kelompok. Hal ini memungkinkan siswa mempraktikkan kemampuan berpikir kritis dan inovatif dalam menghadapi berbagai tantangan.

Selain itu, ragam sesi pelatihan yang disusun secara kreatif membantu siswa memahami makna kepemimpinan yang berintegritas. Kegiatan seperti dinamika kelompok, problem solving, dan praktek komunikasi publik turut mempererat solidaritas dan kebersamaan antar peserta.

Oleh karena itu, pihak sekolah menilai bahwa LDK memiliki peran signifikan dalam membentuk karakter siswa yang siap menjadi teladan bagi lingkungan sekitarnya. Nilai-nilai kepemimpinan yang positif diharapkan dapat terus diterapkan, baik di sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari.

Harapan sekolah, kegiatan LDK ini dapat melahirkan generasi pemimpin muda yang kreatif, tangguh, dan memiliki jiwa kepemimpinan yang kuat. “Kami berharap mereka kelak menjadi pemimpin yang tidak hanya cerdas, tetapi juga beretika dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi sekolah, masyarakat, dan bangsa,” tutup Abdul Azis Hasan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *