Bn Online Makassar — INTENS Tamalanrea kembali menggelar kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui Pelatihan Pembuatan Ekoenzim yang berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Tamalanrea pada 25–27 November 2025. Pelatihan ini menghadirkan dua narasumber dari Komunitas Penggiat Senior Ekoenzim, yaitu Ibu Suryaningsih, SP dan Nancy Batara, SKM, yang dikenal aktif mengedukasi masyarakat dalam gerakan pengurangan sampah organik.
Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Kasi Ekbang Kecamatan Tamalanrea, Ibu Dian Suriaty, ST, bersama Bapak Heddy, yang mewakili jajaran Kecamatan Tamalanrea. Dalam sambutannya, Dian Suriaty menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari upaya mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan melalui pengelolaan sampah yang lebih efektif dan bermanfaat.
“Dengan mempelajari pembuatan ekoenzim, kita bukan hanya mengurangi volume sampah rumah tangga, tetapi juga memperoleh produk alami yang bermanfaat bagi kesehatan, pertanian, hingga kebutuhan rumah tangga,” ujarnya.
Para narasumber memberikan pemahaman mengenai ekoenzim, yaitu cairan multifungsi hasil fermentasi sampah organik—seperti kulit buah—yang dapat digunakan sebagai pembersih ramah lingkungan, pupuk alami, hingga penunjang kesehatan. Selain teori, peserta juga mendapat kesempatan mempraktikkan langsung proses pembuatan ekoenzim mulai dari pemilihan bahan, perbandingan komposisi, hingga teknik fermentasi yang benar.
Kegiatan ini mendapat antusiasme tinggi dari peserta yang berasal dari berbagai kelurahan di Kecamatan Tamalanrea. Mereka berharap pelatihan seperti ini bisa terus berlanjut agar semakin banyak warga yang mampu mengolah sampah secara mandiri dan memanfaatkan ekoenzim dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui pelatihan ini, Kecamatan Tamalanrea menegaskan komitmennya dalam mendukung program pengurangan sampah sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.










