BN Online, Makassar– UPT SPF SDI Tallo Tua 2 Makassar menunjukkan komitmen kuat dalam membangun budaya lingkungan hidup di sekolah. Setelah berhasil meraih penghargaan Adiwiyata Kota pada 2024, sekolah ini berhasil melangkah lebih tinggi dengan menyabet predikat Adiwiyata Provinsi Sulawesi Selatan di tahun 2025. Kini, dengan semangat yang membara, seluruh warga sekolah memfokuskan diri untuk meraih penghargaan Adiwiyata Nasional pada tahun 2026 mendatang.
Saat dikonfirmasi awak media ini pada Jumat (09/01/2026), Kepala UPT SPF SDI Tallo Tua 2 Makassar, Salvia Salmawati, S.Pd.I., M.Pd., mengatakan bahwa pencapaian ini adalah buah dari kerja keras dan konsistensi seluruh pihak.
“Alhamdulillah, perjalanan panjang kami membuahkan hasil. Dari Adiwiyata Kota di 2024, kami bisa naik tingkat menjadi Adiwiyata Provinsi di 2025. Ini adalah bukti bahwa komitmen untuk menjaga lingkungan bukan proyek sesaat, tetapi budaya yang kami tanamkan sehari-hari,” ujar Salvia dengan penuh syukur.
Lebih Jauh Salvia menjelaskan bahwa kesuksesan ini tidak lepas dari dukungan penuh Dinas Pendidikan Kota Makassar, yang secara aktif mendorong sekolah-sekolah untuk menjadi pusat edukasi lingkungan hidup. Prestasi ini juga selaras dengan capaian Kota Makassar secara keseluruhan, di mana pada tahun 2025 terdapat 10 sekolah dasar yang berhasil meraih penghargaan Adiwiyata tingkat nasional dan mandiri.
Diketahui, untuk meraih penghargaan Adiwiyata, sekolah harus melalui proses penilaian yang ketat oleh Kementerian Lingkungan Hidup. Berdasarkan informasi dari penerima Adiwiyata 2025, sejumlah indikator kunci menjadi fokus penilaian:
Kebijakan dan Kurikulum Berwawasan Lingkungan: Integrasi pendidikan lingkungan dalam mata pelajaran dan kegiatan ekstrakurikuler.
Menyambung pernyataan sebelumnya, Salvia Salmawati menyampaikan optimismenya untuk tahun 2026.
“InsyaAllah, semoga Allah SWT mudahkan jalan kami. Target kami jelas, yaitu Adiwiyata Nasional 2026. Semua upaya, mulai dari penguatan karakter siswa, optimalisasi setiap program lingkungan, hingga pembinaan berkelanjutan, sedang kami kerjakan dengan lebih intensif,” sambungnya.
Ia menekankan bahwa penghargaan ini bukan tujuan akhir. Esensi dari perjuangan ini adalah membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik tetapi juga memiliki karakter dan tanggung jawab ekologis yang kuat.
“Kami percaya, anak-anak yang terbiasa mencintai lingkungan di sekolah akan tumbuh menjadi dewasa yang turut menjaga bumi,” pungkas Salvia.
Perjalanan SDI Tallo Tua 2 ini menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain di Makassar untuk terus berinovasi dan konsisten dalam mewujudkan pendidikan berwawasan lingkungan, menuju kota yang lebih hijau dan berkelanjutan.










