BN Online, Makassar– Dalam rangka memperingati Gerakan Sejuta Pohon, UPT SPF SDI Layang Bertingkat Makassar melakukan aksi penghijauan dengan menanam puluhan bibit pohon di halaman sekolah, Selasa (13/1/2026). Kegiatan yang melibatkan seluruh peserta didik, guru, dan staf tersebut dipandu langsung oleh Kepala Sekolah, menciptakan atmosfer kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan.
Kepala Sekolah UPT SPF SDI Layang Bertingkat, Muh. Saleh, S.Pd., M.Pd., menjelaskan latar belakang kegiatan ini. “Gerakan Sejuta Pohon diperingati setiap 10 Januari untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya pohon bagi kehidupan manusia, hewan, dan planet secara keseluruhan. Hari ini, Selasa 13 Januari 2026, kita wujudkan dengan penanaman di halaman sekolah bersama guru, staf, siswa, dan dipandu langsung oleh saya,” jelasnya.
Lebih lanjut, Muh. Saleh menerangkan bahwa penanaman pohon ini bukan sekadar seremonial. Setiap kelas akan mendapat tanggung jawab untuk merawat pohon yang telah ditanam, sehingga kegiatan ini juga menjadi media pendidikan karakter tentang tanggung jawab dan kelestarian lingkungan.
Untuk itu, pihak sekolah sengaja memilih jenis-jenis pohon yang memberikan manfaat jangka panjang, seperti pohon peneduh dan pohon buah. “Kita ingin anak-anak tidak hanya menanam, tetapi kelak menikmati hasilnya. Pohon ini akan menjadi warisan hijau untuk mereka dan generasi mendatang di sekolah ini,” ujarnya.
Diketahui, kegiatan ini juga selaras dengan program Pemerintah Kota Makassar dalam menggalakkan ruang terbuka hijau serta menanamkan nilai-nilai cinta lingkungan sejak dini. Partisipasi aktif seluruh warga sekolah mendapat apresiasi dari sejumlah orang tua yang menyaksikan.
Harapan ke depan, aksi nyata ini dapat menularkan semangat serupa ke lingkungan rumah dan masyarakat sekitar sekolah. “Kami ingin kebiasaan baik ini terbawa. Jika di sekolah mereka merawat pohon, di rumah dan lingkungannya pun diharapkan melakukan hal yang sama,” sambungnya.
Dengan semangat gotong royong, kegiatan penghijauan di UPT SPF SDI Layang Bertingkat ini tidak hanya menambah jumlah pohon, tetapi juga menanamkan benih kesadaran ekologis yang diharapkan tumbuh subur dalam diri setiap peserta didik, mencetak generasi yang tak hanya cerdas secara akademik tetapi juga bertanggung jawab terhadap kelestarian bumi.










