SDI Bertingkat Labuang Baji Makassar Gelar Kegiatan Pemilahan Sampah Menuju Adiwiyata Mandiri

BN Online, Makassar — UPT SPF SDI Bertingkat Labuang Baji Makassar menggelar Kegiatan Pemilahan Sampah pada Sabtu (24/1/2026). Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja sekolah dalam mendukung predikat Sekolah Adiwiyata dan sebagai langkah nyata menuju Adiwiyata Mandiri.

Kegiatan pemilahan sampah tersebut diikuti oleh seluruh warga sekolah, mulai dari siswa, guru, hingga tenaga kependidikan. Para peserta tampak antusias melakukan pemilahan sampah organik dan anorganik di lingkungan sekolah sebagai bagian dari pembiasaan perilaku peduli lingkungan.

Saat dikonfirmasi awak media, Kepala UPT SPF SDI Bertingkat Labuang Baji Makassar, Satria Rahim, S.Pd., mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan kesadaran dan tanggung jawab terhadap lingkungan sejak dini kepada peserta didik.

“Kegiatan pemilahan sampah ini merupakan bagian dari pendidikan karakter dan pembelajaran kontekstual agar siswa terbiasa menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan,” ungkapnya.

Lebih jauh, Satria Rahim menjelaskan bahwa sekolah secara konsisten mengintegrasikan program Adiwiyata ke dalam kegiatan pembelajaran maupun kegiatan rutin sekolah. Menurutnya, keterlibatan aktif seluruh warga sekolah menjadi kunci keberhasilan dalam mewujudkan sekolah yang berbudaya lingkungan.

Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan pemahaman siswa tentang pengelolaan sampah yang benar serta manfaat pemilahan sampah bagi kesehatan dan kelestarian lingkungan.

Diketahui, UPT SPF SDI Bertingkat Labuang Baji Makassar telah menyandang predikat Sekolah Adiwiyata dan terus berkomitmen meningkatkan kualitas pengelolaan lingkungan sekolah sebagai persiapan menuju Adiwiyata Mandiri.

Oleh karena itu, pihak sekolah secara berkelanjutan melaksanakan berbagai program ramah lingkungan, seperti bank sampah, kerja bakti, dan pemanfaatan kembali sampah menjadi produk bernilai guna.

Sambungnya, dukungan dari seluruh warga sekolah dan orang tua siswa sangat diperlukan agar budaya peduli lingkungan dapat terus tumbuh dan berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, sekolah berharap dapat mencetak generasi yang peduli lingkungan, berkarakter, serta mampu menjadi agen perubahan dalam menjaga kelestarian lingkungan di masyarakat.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *