Perpustakaan Keliling Hadir di SDN Lariang Bangi I, Tingkatkan Minat Baca Siswa

BN Online, Makassar — Dinas Perpustakaan Kota Makassar menghadirkan layanan Perpustakaan Keliling di UPT SPF SDN Lariang Bangi I pada Senin (26/1/2026). Kegiatan ini disambut dengan antusias oleh para siswa yang sejak pagi tampak bersemangat memilih berbagai buku bacaan yang disediakan.

Siswa sangat antusias memilih buku cerita yang penuh dengan variasi gambar yang menarik. Beragam koleksi buku anak, cerita bergambar, hingga bacaan edukatif menjadi daya tarik tersendiri bagi para murid. Suasana halaman sekolah pun terlihat ramai dan penuh keceriaan saat siswa membaca buku secara mandiri maupun bersama teman-temannya.

Kegiatan ini dapat mendorong peningkatan literasi dasar murid, khususnya kemampuan membaca. Melalui kehadiran perpustakaan keliling, siswa diperkenalkan dengan kebiasaan membaca sejak dini, sekaligus menumbuhkan rasa cinta terhadap buku sebagai sumber pengetahuan.

Kepala UPT SPF SDN Lariang Bangi I Makassar, Baharuddin, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Dinas Perpustakaan Kota Makassar atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai bahwa program perpustakaan keliling sangat membantu sekolah dalam menyediakan akses bacaan yang menarik dan berkualitas bagi siswa.

Lebih jauh, Baharuddin menjelaskan bahwa minat baca siswa perlu terus ditumbuhkan melalui kegiatan yang menyenangkan dan sesuai dengan usia anak. Buku-buku dengan ilustrasi menarik dinilai mampu memancing rasa ingin tahu siswa dan membuat mereka betah membaca.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana edukatif yang mendukung proses pembelajaran di sekolah. Guru dapat memanfaatkan buku-buku yang tersedia sebagai bahan pendukung pembelajaran literasi di kelas.

Diketahui, program Perpustakaan Keliling merupakan salah satu upaya Dinas Perpustakaan Kota Makassar dalam mendekatkan layanan literasi kepada masyarakat, khususnya anak-anak usia sekolah dasar, agar mereka memiliki akses bacaan yang merata.

Harapan dari pihak sekolah, kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan rutin, sehingga budaya membaca dapat terus tumbuh dan berkembang di lingkungan sekolah, serta berkontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan dan literasi siswa di Kota Makassar.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *