BN Online, Makassar — Isu adanya siswa titipan di SMP Negeri 22 Makassar menjadi perhatian publik. Menindaklanjuti hal tersebut, Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) bidang Kurikulum dan Kesiswaan SMPN 22 Makassar tampak langsung mengantar 15 siswa ke SMP Negeri 4 Makassar bersama orang tua siswa.
Saat dikonfirmasi awak media ini pada Selasa (10/2/2026), Kepala UPT SPF SMPN 22 Makassar, Dr. Hj. Salmah, S.Pd., M.Pd., menyampaikan tanggapannya terkait langkah yang diambil pihak sekolah.
“Alhamdulillah, kami mengambil langkah cepat dan bijak demi menjaga ketertiban administrasi serta kenyamanan proses belajar mengajar,” ujarnya.
Lebih lanjut, Dr. Salmah menjelaskan bahwa pengantaran siswa tersebut merupakan bentuk tanggung jawab dan komitmen sekolah dalam menjalankan aturan yang berlaku, khususnya terkait mekanisme penerimaan peserta didik baru.

Selain itu, pihak sekolah menegaskan bahwa tidak ada unsur pembiaran dalam proses tersebut. Semua langkah dilakukan secara transparan dan melibatkan orang tua siswa agar tidak terjadi kesalahpahaman di kemudian hari.
Diketahui, pengantaran siswa ke SMPN 4 Makassar dilakukan langsung oleh Wakasek Kurikulum dan Kesiswaan sebagai bentuk pendampingan serta memastikan siswa dapat melanjutkan pendidikan di sekolah yang sesuai dengan ketentuan.
Sambungnya, koordinasi antar sekolah dan komunikasi dengan orang tua menjadi kunci utama dalam menyelesaikan persoalan ini secara humanis dan edukatif.
“Harapan kami, kejadian ini dapat menjadi pembelajaran bersama, baik bagi pihak sekolah, orang tua, maupun masyarakat, agar selalu mengikuti prosedur yang telah ditetapkan demi kebaikan dunia pendidikan,” tutup Dr. Salmah.










