BN Online, Makassar – Camat Ujung Pandang, Nanin Sudiar, menargetkan pembayaran gaji RT dan RW di wilayahnya dapat direalisasikan pada awal Maret 2026.
Hal itu disampaikan Nanin saat dikonfirmasi oleh salah satu awak media ini, Kamis (26/2/2026). Ia memastikan seluruh proses administrasi di tingkat kelurahan telah rampung dan kini berkas pencairan tengah diproses di bagian keuangan Pemerintah Kota Makassar. “Proses penilaian dari kelurahan sudah selesai semua. Berkasnya sekarang ada di BPKAD,” ujarnya.
Menurut Nanin, pembayaran gaji tersebut akan dilakukan untuk dua bulan sekaligus dan ditransfer langsung ke rekening masing-masing RT dan RW. “Dibayarkan dua bulan dan langsung masuk ke rekening masing-masing,” ucapnya.
Momentum pencairan yang bertepatan dengan awal Ramadan diharapkan menjadi suntikan motivasi bagi para RT dan RW dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat. Ia menegaskan, peran RT/RW sebagai ujung tombak pemerintahan di tingkat wilayah sangat strategis karena bersentuhan langsung dengan warga.
“RT/RW itu ujung tombak pemerintahan di wilayah. Mereka yang paling dekat dengan masyarakat. Saya berharap setelah gaji ini cair, kinerjanya semakin maksimal, tetap responsif terhadap kondisi lingkungan, dan aktif mendukung seluruh program pemerintah kota,” ujarnya.
Nanin juga menekankan pentingnya peran RT dan RW sebagai penghubung aspirasi warga sekaligus penyampai informasi kebijakan pemerintah di tingkat bawah. “ Mari kita sama-sama jaga amanah ini. Semoga di bulan Ramadan ini menjadi momentum untuk bekerja lebih baik dan penuh tanggung jawab,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Bagian Pemberdayaan Masyarakat Kota Makassar, Anshar, mengatakan pihaknya telah menyampaikan kepada seluruh camat agar segera merealisasikan pembayaran gaji RT dan RW. “Kemarin semua sudah disampaikan untuk secepatnya dibayarkan,” ujarnya, Kamis (26/2/2026).
Namun, terkait berapa bulan gaji yang akan dicairkan apakah Januari dan Februari dibayarkan sekaligus atau tidak Anshar menyebut hal itu bergantung pada kondisi anggaran masing-masing kecamatan. Menurutnya, kewenangan dan pengelolaan anggaran berada di tingkat kecamatan, sehingga camat lebih mengetahui kemampuan keuangan di wilayahnya. “Camat yang tahu itu karena anggarannya ada di kecamatan, tergantung ketersediaan anggaran kecamatan,” jelasnya.
Ia berharap proses administrasi di setiap kecamatan dapat segera dirampungkan agar gaji RT dan RW bisa diterima dalam waktu dekat.*















