BN Online, Makassar–Plt..Kepala UPT SPF SDI Bawakaraeng, Ismaniar, S.Ag., menghadiri kegiatan Sosialisasi Pengelolaan Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) tahun anggaran 2026. Kegiatan yang diperuntukkan bagi peserta Angkatan 2 ini berlangsung di salah satu lokasi di Hotel Four Points, Jalan Andi Djemma, Makassar, pada Selasa (3/3/2026).
Plt. Kepala UPT SPF SDI Bawakaraeng, Ismaniar, S.Ag., menyampaikan bahwa kehadirannya dalam sosialisasi tersebut bertujuan untuk memastikan pemahaman yang utuh mengenai regulasi terbaru terkait pengelolaan dana BOSP. Ia menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam setiap tahap perencanaan hingga pelaporan.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa materi yang diperoleh dalam sosialisasi ini akan segera disosialisasikan kepada seluruh guru dan staf di sekolah. Hal ini dilakukan agar proses penyusunan Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS) tahun 2026 mendatang dapat berjalan sesuai dengan petunjuk teknis yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat.
Selain itu, dirinya juga mencatat beberapa poin krusial terkait mekanisme belanja dana BOSP yang lebih fleksibel namun tetap terukur. Menurutnya, fleksibilitas ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin untuk program-program yang langsung berdampak pada peningkatan kualitas pembelajaran dan kesejahteraan peserta didik.
Diketahui, kebijakan BOSP merupakan penyempurnaan dari mekanisme penyaluran dana bantuan operasional sebelumnya yang bertujuan untuk menyederhanakan birokrasi serta meningkatkan efektivitas penggunaan anggaran di satuan pendidikan.
Sambungnya, pihak sekolah berkomitmen untuk melibatkan komite sekolah dan orang tua murid dalam proses perencanaan anggaran, sehingga program-program yang didanai benar-benar sesuai dengan kebutuhan riil di lapangan.
Harapan Ismaniar, dengan pemahaman yang baik mengenai regulasi BOSP 2026, pengelolaan dana di SDI Bawakaraeng dapat berjalan lebih lancar, transparan, dan memberikan manfaat maksimal bagi kemajuan sekolah serta prestasi siswa.















