BN Online, Makassar —UPT SPF SDI Rappokalling 2 Kecamatan Tallo Kota Makassar menyelenggarakan kegiatan simulasi TKA (Tes Kemampuan Akademik) Tahun 2026 bagi siswa-siswi kelas 6. Kegiatan ini bertujuan untuk mempersiapkan peserta didik menghadapi ujian akhir dan seleksi lanjutan ke jenjang pendidikan berikutnya.
Simulasi TKA yang berlangsung di ruang pertemuan guru ini, diikuti oleh peserta sebanyak 90 orang, dengan waktu pelaksanaan selama dua hari, yakni pada 04 hingga 05 Maret 2026. Para siswa tampak antusias mengerjakan soal-soal yang disajikan dalam format berbasis komputer.
Kepala UPT SPF SDI Rappokalling 2, Hairiah, S.Pd., mengatakan selama dua hari pelaksanaan simulasi TKA di sekolah kami, “Alhamdulillah” berjalan dengan baik dan tanpa kendala yang berarti. Ia mengapresiasi semangat siswa dan kesiapan panitia yang telah mempersiapkan segala sesuatunya dengan matang.
Dilaksanakannya simulasi TKA ini dengan tujuan untuk membiasakan siswa dengan format soal berbasis komputer, mengelola waktu pengerjaan, serta mengurangi kendala teknis sebelum ujian sesungguhnya. Dengan pengalaman ini, diharapkan siswa tidak lagi merasa canggung atau gugup saat menghadapi ujian berbasis digital nantinya.
Di samping itu, simulasi ini juga membantu dalam mengukur kesiapan akademik, memetakan mutu pendidikan, dan sebagai persiapan mengikuti seleksi, seperti seleksi SNBP, ujarnya. Hasil simulasi akan menjadi bahan evaluasi bagi guru untuk memberikan pendalaman materi pada siswa yang masih memerlukan bimbingan tambahan.
Lebih lanjut, Hairiah menjelaskan bahwa simulasi ini menggunakan sistem computer based test (CBT) yang dirancang mirip dengan ujian sebenarnya. Soal-soal yang diujikan mencakup mata pelajaran Matematika, Bahasa Indonesia, dan IPA, yang merupakan komponen utama dalam TKA.
Selain itu, panitia pelaksana juga menyiapkan petugas teknis yang siap membantu siswa jika mengalami kendala saat mengoperasikan komputer. Hal ini dilakukan untuk memastikan seluruh peserta dapat mengikuti simulasi dengan nyaman dan fokus pada soal, bukan pada masalah perangkat.
Diketahui, kegiatan simulasi TKA ini merupakan agenda rutin tahunan di SDI Rappokalling II. Sekolah berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas lulusan agar mampu bersaing di tingkat kota, bahkan provinsi. Partisipasi aktif siswa dalam simulasi ini menunjukkan kesadaran mereka akan pentingnya persiapan matang menghadapi ujian.
Sambungnya, koordinator pelaksana simulasi menambahkan bahwa selama dua hari pelaksanaan, siswa dibagi ke dalam beberapa sesi untuk menghindari kepadatan di ruangan. Setiap sesi berlangsung selama 90 menit dengan pengawasan ketat dari guru.
Harapannya, melalui simulasi ini, siswa-siswi kelas 6 SDI Rappokalling 2 dapat meraih hasil terbaik dalam TKA sesungguhnya dan diterima di sekolah lanjutan favorit sesuai cita-cita mereka. “Kami berharap anak-anak semakin percaya diri dan siap secara mental maupun akademik. Semoga usaha kita semua membuahkan hasil yang memuaskan,” pungkas Hairiah.















