Pesantren Kilat Ramadhan di SDI Buttatianang 2 Makassar Resmi Dimulai

BN Online, Makassar — UPT SPF SDI Buttatianang 2 Kecamatan Tallo Kota Makassar menyelenggarakan kegiatan Pesantren Kilat Ramadhan yang dimulai pada hari ini, Kamis, 5 Maret hingga Sabtu, 7 Maret 2026. Kegiatan tahunan ini bertujuan untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan siswa selama bulan suci Ramadhan.

Kegiatan diawali dengan shalat Dhuha berjamaah yang berlangsung di Musholla sekolah tersebut. Suasana khusyuk terlihat saat para siswa, guru, dan staf bersama-sama menunaikan shalat sunnah sebelum memasuki rangkaian materi pesantren. Kegiatan pesantren Ramadhan ini menjadi momentum bagi siswa untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan sekaligus membiasakan diri dengan ibadah harian.

Pembukaan Pesantren Kilat dihadiri oleh para guru, staf, dan siswa. Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Kepala UPT SPF SDI Buttatianang 2 Makassar, Ilyanti Hasirah Nugras, S.Pd., M.Pd., dengan membaca Basmalah sebagai tanda dimulainya pesantren Ramadhan tahun ini. Setelah pembacaan Basmalah, suasana semakin semarak dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an yang dibacakan oleh salah seorang siswa.

Saat dikonfirmasi awak media ini, Plt Kepala UPT SPF SDI Buttatianang 2 Makassar, Ilyanti Hasirah Nugras, S.Pd., M.Pd., menyampaikan harapannya agar kegiatan pesantren Ramadhan ini dapat menjadi sarana pembinaan karakter religius bagi para siswa. “Kami ingin melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya memahami teori agama, tetapi juga mampu mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa selama tiga hari ke depan, para peserta akan dibekali berbagai materi keagamaan seperti fiqih ibadah, hafalan doa harian, tadarus Al-Qur’an, serta praktik shalat jenazah. Materi disampaikan oleh para guru agama dengan metode yang interaktif dan menyenangkan agar siswa mudah memahami.

Selain itu, panitia juga menyiapkan kegiatan penunjang seperti lomba adzan dan mewarnai kaligrafi untuk menambah semangat siswa. “Kami ingin pesantren kilat ini tidak membosankan, ada unsur kompetisi sehat yang tetap bernuansa Islami,” tambah koordinator kegiatan.

Diketahui, pesantren kilat ini diikuti oleh seluruh siswa kelas 4, 5, dan 6 yang berjumlah sekitar 120 orang. Mereka terbagi dalam beberapa kelompok kecil dengan didampingi oleh dua orang guru pembimbing setiap kelompoknya. Selama kegiatan, siswa juga diwajibkan membawa perlengkapan ibadah pribadi dan buku catatan.

Sambungnya, Ilyanti berpesan kepada seluruh peserta untuk menjaga sikap dan memanfaatkan waktu sebaik-baiknya. “Olehnya itu, saya mengajak kepada seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan dengan penuh semangat dan kesungguhan. Pesan kami selama tiga hari ke depan, taatilah tata tertib yang sudah disampaikan,” pesannya tegas di hadapan para siswa.

Harapannya, melalui pesantren kilat ini, lahir generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak mulia dan kecintaan terhadap nilai-nilai keislaman. “Semoga kegiatan ini membawa berkah dan menjadikan siswa kami pribadi yang lebih baik, serta mampu mengamalkan ilmunya di lingkungan keluarga dan masyarakat,” cetus Ilyanti.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *