Kamus Digital Bahasa Makassar Masuk Sekolah, Siswa SMPN 6 Makassar Belajar Bahasa Daerah Lewat Teknologi

BN Online, Makassar– Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Selatan melalui Tim Pengembangan Bahasa dan Sastra bidang Perkamusan dan Peristilahan bekerja sama dengan BASASulsel Wiki menggelar kegiatan Kamus Masuk Sekolah dengan mengusung Kamus Digital Bahasa Makassar. Acara ini berlangsung pada Selasa, 10 Maret 2026, di SMP Negeri 6 Makassar dan diikuti oleh perwakilan siswa kelas VII dan VIII.

Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan kamus digital berbasis bahasa Makassar kepada generasi muda. Para siswa tidak hanya dikenalkan pada pengertian dan jenis-jenis kamus, tetapi juga diajak menjelajahi berbagai fitur canggih dalam Kamus Digital Bahasa Makassar, mulai dari cara mengakses hingga memanfaatkannya sebagai sarana belajar kosakata daerah secara modern.

Antusiasme siswa terlihat sepanjang acara berlangsung. Selain pemaparan materi singkat yang interaktif, kegiatan ini juga dimeriahkan dengan gim kosakata bahasa Makassar yang mengajak siswa belajar secara menyenangkan. Suasana kelas berubah riuh rendah saat sesi kuis berlangsung, di mana para siswa berlomba menjawab arti kata dalam bahasa Makassar.

Kepala SMP Negeri 6 Makassar, Hj. Andi Mindarwati, S.Pd., M.Pd., menyambut baik inisiatif ini. Ia menegaskan pentingnya pelestarian bahasa daerah di tengah gempuran era digital.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Di era digital seperti sekarang, anak-anak kita perlu dikenalkan kembali dengan bahasa daerah melalui pendekatan yang mereka sukai, yaitu teknologi. Kamus Digital Bahasa Makassar ini menjadi jembatan yang tepat untuk mendekatkan siswa dengan warisan budayanya sendiri,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan di sekolah-sekolah lain. Menurutnya, pengenalan bahasa daerah sejak dini akan menumbuhkan rasa cinta dan bangga terhadap identitas lokal.

Di sisi lain, Tim Pengembangan Bahasa dan Sastra bidang Perkamusan dan Peristilahan Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Selatan menjelaskan bahwa pemilihan SMP Negeri 6 Makassar sebagai lokasi pertama kegiatan ini didasari oleh komitmen sekolah dalam mendukung program pelestarian bahasa daerah.

Diketahui, Kamus Digital Bahasa Makassar yang dikembangkan bersama BASASulsel Wiki ini memiliki keunggulan dalam hal kemudahan akses dan kelengkapan fitur. Siswa dapat mengaksesnya melalui gawai masing-masing, sehingga proses belajar bahasa Makassar dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja.

Harapannya, melalui kegiatan ini, generasi muda tidak hanya mampu berbahasa Makassar secara pasif, tetapi juga aktif menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari. Dengan kemasan digital yang menarik, bahasa daerah diharapkan tetap lestari dan dicintai oleh penutur mudanya.

Sambungnya, kegiatan ini juga menjadi langkah awal untuk memperluas jangkauan penggunaan kamus digital ke berbagai sekolah di Sulawesi Selatan.

Harapan ke depannya, kolaborasi antara Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Selatan dan BASASulsel Wiki dapat terus menghasilkan inovasi-inovasi serupa yang mendukung pelestarian bahasa dan budaya daerah melalui pendekatan kekinian.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *