Seru! SDI Bitoa Gelar Pesantren Kilat untuk Siswa Kelas 4 dan 5, Penuh Makna dan Kebersamaan

BN Online, Makassar– Suasana religius dan penuh keceriaan menyelimuti UPT SPF SDI Bitoa Makassar pada awal pekan ini. Sekolah tersebut menggelar kegiatan Pesantren Kilat (Pesantkil) yang berlangsung selama dua hari, yaitu Senin hingga Selasa, 9-10 Maret 2026. Kegiatan yang dipusatkan di lingkungan sekolah ini diperuntukkan khusus bagi siswa kelas 4 dan 5, yang diikuti dengan antusiasme tinggi oleh para peserta.

Kepala UPT SPF SDI Bitoa Makassar, Muh. Iqbal, S.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin sekolah dalam rangka mengisi bulan suci Ramadhan. “Kami ingin membentuk karakter siswa yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat dalam pondasi keagamaan. Pesantren kilat ini adalah wadah yang tepat untuk menanamkan nilai-nilai ibadah, akhlak mulia, dan kemandirian sejak dini,” ujarnya.

Lebih lanjut, Muh. Iqbal menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan yang diberikan sangat variatif. Para siswa tidak hanya mendapatkan materi tentang salat, puasa, dan membaca Al-Qur’an, tetapi juga diajak untuk praktik wudu yang benar, menghafal doa-doa harian, serta mengikuti lomba-lomba islami yang seru seperti adzan dan cerdas cermat agama.

Selain itu, panitia juga menghadirkan pemateri dari luar sekolah yang kompeten di bidangnya. Hal ini dilakukan untuk memberikan suasana baru dan motivasi tambahan bagi siswa agar lebih bersemangat dalam menuntut ilmu agama. Suasana kekeluargaan begitu terasa selama kegiatan berlangsung, dengan para guru yang turut mendampingi dan membimbing siswa dengan penuh kesabaran.

Diketahui, kegiatan Pesantren Kilat ini ditutup dengan acara buka puasa bersama yang sederhana namun berkesan. Momen tersebut menjadi ajang silaturahmi antara siswa, guru, dan seluruh warga sekolah setelah seharian penuh menimba ilmu.

Sambungnya, pihak sekolah berkomitmen untuk terus mengadakan program serupa di masa mendatang dengan cakupan yang lebih luas.

“Kami akan evaluasi kegiatan ini. Ke depannya, kami berencana melibatkan lebih banyak siswa dan mengemas kegiatan yang lebih inovatif lagi,” pungkasnya.

Harapan besar disematkan oleh Kepala Sekolah kepada seluruh peserta didik. Ia berharap ilmu yang didapatkan selama dua hari ini dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari, tidak hanya selama bulan Ramadhan, tetapi seterusnya.

“Semoga adik-adik semua menjadi generasi yang haus akan ilmu, gemar beribadah, dan selalu berbakti kepada orang tua serta guru,” tutup Muh. Iqbal dengan penuh haru dan bangga.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *