BN Online, Makassar –Suasana berbeda terasa dalam pelaksanaan upacara bendera pertama setelah libur Idul Fitri di halaman SMP Negeri 12 Makassar, Senin (30/3/2026). Tidak hanya menjadi momen reuni setelah sepekan berlebaran, upacara kali ini menjadi saksi sejarah penerapan regulasi baru dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah yang justru menambah kekhidmatan jalannya kegiatan.
Perbedaan utama terlihat pada susunan acara yang mengacu pada Surat Edaran Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Prof. Abdul Mu’ti, Nomor 4 Tahun 2026. Dua perubahan signifikan mewarnai jalannya upacara: pertama, penggantian teks janji siswa menjadi Ikrar Pelajar Indonesia, dan kedua, dinyanyikannya lagu Rukun Sama Teman setelah lagu wajib nasional.
Bertindak selaku pembina upacara, Kepala SMP Negeri 12 Makassar dalam amanatnya menegaskan bahwa substansi dalam Ikrar Pelajar Indonesia memiliki keselarasan mendalam dengan nilai-nilai yang selama ini telah ditanamkan di sekolah tersebut.
“Ikrar ini bukanlah hal yang asing bagi kita. Mari kita lihat butir pertama, ‘Belajar Dengan Baik’. Ini memiliki semangat yang identik dengan butir kelima Janji Siswa SMPN 12 yang selama ini kita ucapkan, yakni ‘Belajar dan Bekerja Keras Untuk Meningkatkan Ketakwaan Kepada Tuhan Yang Maha Esa, Kecerdasan dan Keterampilan’,” ujar beliau di hadapan seluruh peserta uparaca.
Lebih jauh, Kepala Sekolah menekankan bahwa makna “belajar dengan baik” tidak hanya berorientasi pada peningkatan kemampuan kognitif atau pengetahuan semata. Ia mengajak seluruh siswa untuk menginternalisasi tiga level kemampuan secara beriringan, yaitu peningkatan nilai afeksi (sikap dan karakter), serta pengembangan skill (keterampilan).
“Siswa SMP Negeri 12 harus memiliki keseimbangan. Kelas 9 idealnya harus lebih baik dari kelas 8, dan kelas 8 harus lebih baik dari kelas 7—baik dalam kemampuan akademik, cara bersikap, berkarakter, maupun keterampilan. Itulah esensi dari belajar dengan baik,” tegasnya.
Selain perubahan protokoler, upacara perdana ini juga diselingi dengan pengumuman prestasi yang membanggakan, sesuai dengan motto sekolah Tiada Hari Tanpa Prestasi.
Diketahui bahwa Ekstrakurikuler Paskibra SMP Negeri 12 Makassar berhasil memboyong Piala Bergilir MKKS dan sejumlah piala tetap dalam ajang kompetisi tingkat kota.
Selain itu, nama Adiva Keysha Sakhi, siswa kelas 9.3, juga mencuri perhatian. Atlet renang berbakat ini berhasil meraih 2 medali emas, 4 medali perak, dan 3 medali perunggu pada Kejuaraan Renang se-Indonesia yang digelar di Gorontalo.
Mengakhiri rangkaian upacara dengan khidmat, suasana berubah menjadi hangat dan penuh kebersamaan. Seluruh guru, pegawai, dan siswa mengikuti kegiatan halal bi halal. Dengan penuh makna, mereka saling bersalaman dan bermaafan, menutup rangkaian upacara bendera pertama dengan semangat baru yang membawa harapan besar.
Harapan Kepala Sekolah dan segenap civitas academica, penerapan Ikrar Pelajar Indonesia ini mampu mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, namun juga unggul dalam karakter dan keterampilan untuk masa depan bangsa.















