SDI Perumnas Luncurkan Inovasi BINTANG MULIA, Tutup Botol Kini Jadi Media Pembelajaran Literasi dan Numerasi

BN Online, Makassar-–UPTD SPF SD Inpres Perumnas Makassar terus berbenah dan berinovasi di dunia pendidikan. Di bawah kepemimpinan Kepala Sekolah Sitti Nurbaety Ahmad, S.Pd., M.Pd., sekolah ini meluncurkan sebuah terobosan kreatif bertajuk BINTANG MULIA (Bermain Untuk Prestasi Gemilang, Memanfaatkan Tutup Botol sebagai Media Edukatif).

Inovasi ini menjadi angin segar bagi dunia pendidikan sekaligus solusi cerdas bagi permasalahan lingkungan. Pasalnya, tutup botol yang selama ini kerap dianggap sebagai limbah tak bernilai, kini disulap menjadi media pembelajaran yang menarik dan menyenangkan.

Kepala UPTD SPF SD Inpres Perumnas, Sitti Nurbaety Ahmad, mengungkapkan bahwa inovasi ini tidak hanya bermanfaat bagi para siswa, tetapi juga bagi lingkungan sekolah.

“Inovasi ini tidak hanya bermanfaat bagi diri para siswa, namun juga bagi lingkungan sekolah, karena tutup botol sangat berpotensi menjadi sampah jika tidak dikelola dengan baik. Inovasi BINTANG MULIA hadir sebagai salah satu solusi terhadap permasalahan sampah karena tutup botol dimodifikasi, dibuat semenarik mungkin kemudian dimanfaatkan sebagai media edukatif sehingga murid termotivasi dan bersemangat dalam belajar dan menjadikan murid meraih prestasi gemilang,” ungkapnya kepada media ini via WhatsApp, Selasa (6/10/2026).

Lebih jauh, ia menjelaskan bahwa program ini telah dilaksanakan sosialisasi inovasi BINTANG MULIA di UPTD SPF SD Inpres Perumnas. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi langkah awal dalam mengenalkan konsep pembelajaran berbasis limbah kepada seluruh warga sekolah.

Selain itu, inovasi ini memanfaatkan limbah tutup botol menjadi media pembelajaran literasi, numerasi, pengenalan warna, dan pembelajaran lainnya serta ramah lingkungan. Belajar pun menjadi lebih asik, dan prestasi pun Gemilang.

Diketahui, konsep BINTANG MULIA ini lahir dari kepedulian terhadap lingkungan sekaligus keinginan untuk menciptakan suasana belajar yang lebih hidup. Para siswa diajak untuk berkreasi dan berinteraksi langsung dengan media pembelajaran yang terbuat dari tutup botol bekas.

Meski demikian, perjalanan mengembangkan inovasi ini tentu tidak lepas dari berbagai tantangan. Namun, semangat kolaborasi seluruh pihak menjadi kunci utama keberhasilannya.

Sambungnya, ia mengucapkan terima kasih atas partisipasi semua pihak. “Mari wujudkan pembelajaran yang inovatif dan bermakna,” tutupnya.

Harapan ke depan, inovasi BINTANG MULIA ini dapat terus dikembangkan dan menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain, khususnya di Kota Makassar. Dengan begitu, semangat belajar yang menyenangkan sekaligus kepedulian terhadap lingkungan dapat tumbuh sejak dini.

Kepala SD Inpres Perumnas, Sitti Nurbaety Ahmad, S.Pd., M.Pd., mengatakan bahwa pihaknya akan terus mendorong berbagai inovasi demi kemajuan pendidikan dan lingkungan sekolah.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *