Gelar Rapat Koordinasi, Finalisasi Persiapan ANBK SD Se-Kecamatan Ujung Tanah Makassar

BN Online, Makassar–Merujuk pada keputusan Kepala Badan Standar Kurikulum, Asesmen Pendidikan Kemdikbudriset No. 030/HK/G.00/2021 tanggal 9 Agustus 2021 tentang Prosedur Operasional Standar Asesmen Nasional bahwa jadwal sinkronisasi masa simulasi Asesmen Nasional pada jenjang SD dan SMP se-kota Makassar secara umum sukses dilalui oleh para proktor dan tenaga teknis masing-masing sekolah.

Pemaparan Plt.Kadis Pendidikan Kota Makassar, Nielma Palamba, SH, M.Adm Pemb, telah menginstruksikan kepada Kepala Sekolah SD dan SMP untuk melakukan sinkronisasi data peserta didik, dan mekanisme pelaksanaan Asesmen Nasional tersebut, Sabtu (21/08).

Dalam rangka menindak lanjuti surat Plt.Kadis Pendidikan Kota Makassar, Nielma Palamba, SH, M.Adm Pemb, Kepala UPT SPF SD Hangtuah, Arpin, S.Pd bersama tim melaksanakan rapat koordinasi bertema “Finalisasi Persiapan ANBK SD Se-Kecamatan Ujung Tanah”.Selasa (12/10/21)

Rapat koordinasi ini dihadiri oleh para operator dan Kepala UPT SPF SD Se-Kecamatan Ujung Tanah, membahas tentang Asesmen Literasi Membaca, yang mana dapat dibagi dua gelombang (dua hari) dan setiap hari bisa dibagi dalam tiga sesi. Begitu pula Asesmen Numerasi bisa juga dibagi dua gelombang (dua hari) dengan sistem sesi sama di asesmen literasi membaca,” terang Arpin.

Kami selaku pihak sekolah diberikan dua pilihan untuk sistem asesmen, yaitu sistem online dan sistem semi online.

Sistem online merupakan akses jaringan komputer, yang mana tersambung langsung dengan Kemendikbudriset dengan ketentuan akses internet sekolah harus kuat dan memenuhi standar yang telah dipersyaratkan tentunya.

Adapun sistem semi online artinya di sekolah disiapkan server dengan skala kecil untuk terkoneksi dengan jaringan kemdikbudriset, lalu server inilah yang tersambung dengan komputer siswa yang akan melaksanakan asesmen tersebut, sambungnya.

Sebagai penutup, hal ini yang kita bahas bersama Tim Sekolah Pelaksana, Tim HD Wilayah dan Dinas Pendidikan. Agar dapat menyesuaikan, bilamana terdapat akses jaringan yang kurang kuat atau lemah di satuan pendidikan.tutup Arpin.(Andis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *