Kasus Covid-19 di Sulsel Masih Tinggi Tapi Cenderung Melandai, Arman Bausat : Warga Jangan Lalai

BN Online, Makassar—Saat ini kasus penambahan Covid-19 di Sulawesi Selatan. Berdasarkan data. Data bervariasi mulai sejak 4 hari Minggu lalu rata rata dibawah 10 lalu menanjak cepat dengan puncak 2270. Lalu menurun dan kemarin 1000 lebih.

Saat dikonfirmasi, bidiknasional.id, Plt Kepala Dinas Kesehatan Sulsel, dr Arman Bausat mengungkapkan Kasus Covid-19 masih tinggi tetapi cenderung melandai, pada tanggal 24 Februari sempat terjadi lonjakan hingga 2.270 kasus.

“Namun, setelah itu kasus mulai menurun dan kemarin 1000 lebih hingga mencapai terkonfirmasi : 27.344, kasus kematian : 118 pada Jum’at 04 Maret 2022,” ucapnya.

Sambungnya, untuk angka kesembuhan sebanyak 98% kasus sehingga total menjadi 27.344 kasus dan angka kematian bertambah 118 orang.

“Kasus penambahan Covid-19 masih tinggi tetapi cenderung melandai, ” urainya Plt. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulsel, dr Arman Bausat.

Dengan penurunan kasus inilah, saat ini penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Sulawesi Selatan naik level. Ada beberapa daerah yang masih menerapkan PPKM level 3.

Artinya memang masyarakat tetap harus menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Jadi walaupun kasus cenderung melandai, namun masyarakat dan kita semua tidak boleh lalai,” jelasnya.

“Pihaknya juga mengingatkan agar masyarakat tetap menjaga mobilitas, termasuk meminimalisir berpergian keluar kota jika bukan urusan yang penting. “Termasuk ke mall atau bioskop. Kalau tetap mau melakukan aktivitas bepergian dan rekreasi, tetap harus menerapkan prokes yang ketat,” ketusnya.

Sementara itu, angka kasus kematian per hari juga fluktuatif. Dokter Arman menyebut 85 persen yang meninggal adalah orang-orang yang belum menerima vaksin dan mempunyai komorbid. “85 persen itu tidak divaksin. Satu karena komorbid. Kedua karena ada komorbid dan tidak divaksin,” tutupnya. dr. Arman Bausat.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *