BN Online, Makassar–UPT SPF SD Inpres Malimongan Baru yang terletak di Kecamatan Tallo, Kota Makassar menggelar Kegiatan Market Day Proyek Profil Pelajar Pancasila, Sabtu (5/3/2022), dengan tema Kewirausahaan . Dimensi profil pelajar pancasila yang dikembangkan adalah Gotong royong, Kreatif, dan Mandiri.
Dihadiri Pelatih Ahli DR Rudi, S.Sos.,M.Si, Hj. Asia Bau, S.Ag., M.Pd, dan tenaga pendidik, anak-anak.
Kegiatan tersebut bertujuan sebagai bentuk bahwa pembelajaran itu, di Sekolah untuk Sekolah penggerak itu bukan hanya yang sifatnya pembelajaran di dalam kelas. Tapi juga pembelajaran yang menghasilkan suatu produk.
Menurut, Kepala UPT, Hj. Asia Bau, S.Ag., M.Pd mengatakan bahwa, pada tahun Pelajaran 2021 – 2022 ini. UPT SPF SDI Malimongan Baru merupakan salah satu Sekolah sebagai pelaksana program Sekolah Penggerak.
” Didalam kurikulum yang baru disini disamping pelajaran atau mata pelajaran yang sifatnya itu reguler juga ada pembelajaran yang berupa pelajaran proyek yang kemudian penitik beratnya adalah penguatan profil pelajar Pancasila,” katanya.
Lanjutnya, kata dia, kami mengadakan Kegiatan Market Day Proyek Profil Pelajar Pancasila, ini sebagai salah satu bentuk apresiasi kepada anak-anak beserta guru termasuk hasil pembelajaran.
“Bahwa, dimana dalam kegiatan ini menampilkan berbagai karya yang diperoleh oleh anak-anak dalam melaksanakan pembelajaran Market Day proyek ini,” urainya Hj. Asia Bau.
Tujuan dari proyek ini, adalah sebagai bentuk bahwa pembelajaran itu, di Sekolah untuk Sekolah penggerak itu bukan hanya yang sifatnya pembelajaran di dalam kelas. Tapi juga pembelajaran yang menghasilkan suatu produk. ” Dari pembelajaran itu, bisa menampilkan berbagai macam produk yang dihasilkan oleh siswa,” ucapnya.
Kemudian pihaknya juga berharap untuk kedepan ini, ada untuk mendekatkan anak–anak kepada lingkungan sekitar maupun kepada sumber–sumber belajar yang ada di Sekolah maupun dialam sekitar.
” Diantaranya dari profil Pancasila itu yaitu; beriman dan bertakwa kepada tuhan yang maha esa dan berahlak mulia. Kemudian bergotong royong. Kemudian ada kreatif bernalar kritis, mandiri. Kemudian ada lagi berkepribadian sesuai dengan profil Pancasila,” tutupnya Hj. Asia Bau.















