BN Online, Makassar — Purna Bhakti merupakan suatu keadaan dimana seorang Aparatur Sipil Negara ( ASN ) telah mengakhiri masa pengabdiannya selama beberapa tahun pada suatu instansi pemerintah. Itulah yang dialami oleh salah seorang guru IPS ibu Dra. Margaretha Tasik yang telah memasuki masa Purna Bhakti atau yang lazim dikenal dengan masa pensiun yang telah mengabdi selama 34 tahun sejak tahun 1989 sampai 2023
Pada Acara Pelepasan tersebut setelah usai melakukan kegiatan upacara yang dipimpin langsung kepala UPT SPF SMPN 10 Makassar Taufan, Guru , Staf Sekolah dan peserta didik.
kepala UPT SPF SMPN 10 Makassar Taufan dalam sambutannya menyampaikan bahwa acara Pelepasan seperti ini merupakan suatu tradisi yang bernilai positif yang perlu dipertahankan dan dilestarikan ketika di antara guru ada yang telah mencapai masa purna bhakti demi menghormati dan menghargai jasa seorang guru yang mengakhiri masa tugasnya setelah puluhan tahun mengabdi bersama di sekolah ini.

” terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Dra. Margaretha Tasik atas Dedikasi dan Loyalitas yang tinggi yang ditunjukkan selama dalam pengabdiannya sebagai guru PNS pada UPT SPF SMPN 10″ jelasnya
Lanjut ia juga mengungkapkan bahwa masa Purna Bhakti adalah lumrah bagi seorang Pegawai Negeri Sipil, namun yang lebih penting disini adalah bahwa purna bhakti bukanlah akhir dari segalanya, tapi semangat kebersamaan yang telah terbangun diantara kita selama bertahun-tahun itulah yang perlu terus terpelihara. Sekalipun ibu Dra. Margaretha Tasik sudah tidak aktif di sekolah ini, tapi kami masih mengharapkan tetap adanya komunikasi diantara kita.
“Kepada ibu Dra. Margaretha Tasik kiranya apabila dibutuhkan pikiran dan idenya sudilah membuka diri untuk hadir demi pengembangan pendidikan di sekolah ini.” Harapnya










