UPT SPF SDI Perumnas Makassar Gelar Kegiatan Pengembangan Karakter Keagamaan Peserta Didik

BN Online, Makassar–Pengembangan karakter keagamaan dibuka oleh kepala UPT SPF SD Inpres Perumnas dan dihadiri oleh pengawas PAI se-Kecamatan Rappocini, Sahid, M.Ag, peserta didik dari kelas 5 A, B, C dan D kurang lebih 135 siswa, kegiatan ini dimulai dari hari Senin dan berakhir hingga besok hari Rabu 14 Juni 2023

Tujuan Kegiatan ini, untuk menambah pengetahuan peserta didik khususnya di bidang pendidikan Agama Islam dan penanaman karakter spritual..

Menurut, Kepala UPT SPF SDI Perumnas, Arfai, S.Pd, M.Pd menjelaskan, pendidikan merupakan aset penting untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia, mulai dari kebutuhan individu maupun kelompok untuk mencapai tujuan. Di mana pendidikan sangat penting adanya seiring dengan perkembangan zaman yang semakin membawa banyak dampak.

“Untuk itu, pentingnya internalisasi nilai-nilai karakter religius dalam meningkatkan kualitas religious culture sebagai langkah pencegahan, dengan melihat kondisi pelajar sekarang ini yang mengalami dekadensi moral,” ujarnya.

Lanjut ia juga mengatakan, Banyak tindakan menyimpang dan jauh dari nilai agama dan moral yang dilakukan oleh pelajar. Perihal ini menjadi pertimbangan bagi seluruh elemen masyarakat, yaitu keluarga, masyarakat, hingga sekolah dalam mendidik dan membentuk kepribadian kepada anak agar tidak terjerumus ke dalam nilai-nilai yang tidak sesuai dengan nilai-nilai spiritual.

“Sebenarnya banyak kegiatan bermanfaat yang bisa dilakukan untuk menanamkan nilai-nilai spiritual tidak hanya di sekolah, akan tetapi melalui kegitaan di luar sekolah melalui kegitan sederhana. Misalnya ikut pengajian di masjid, terlibat dalam komunitas pemuda dalam pengembangan Imtak, dsb,” kata Arfai, S.Pd, M.Pd.

Hal yang penting dan paling utama kembali kepada diri kita masing-masing untuk bisa membentengi diri dan tidak terjebak dalam kegitan yang tercela. Setidaknya juga dapat meminimalisir aktivitas yang kita lakukan, yaitu untuk menjauhi kegiatan yang dapat merusak masa depan.

Ia juga berharap, “setelah mengikuti kegiatan pengembangan karakter keagamaan peserta didik lebih disiplin lagi dalam menjalankan perintah Allah khususnya Shalat 5 waktu, sikap yang sopan terhadap orang tua, guru, materi yang diajarkan Keimanan, ibadah, Al-Qur’an, Muamalah dan sejarah peradaban Islam,” tutup Arfai, S. Pd, M. Pd.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *