BN Online, Makassar—Sehubungan dengan upaya mewujudkan program 18 Revolusi Pendidikan, satu sekolah satu inovasi, maka UPT SPF SMP Negeri 12 Makassar telah mengembangkan dua macam inovasi yang diberi judul “BERTIGA BERBAGI” dan “ASPARAGUS”, kedua jenis inovasi ini juga di dukung oleh Tim Pengembang inovasi sekolah yang melibatkan setidaknya 31 personil yang terdiri dari Kepala Sekolah dan guru-guru mata pelajaran di UPT SPF SMPN 12 Makassar, beberapa SKPD terkait sepertiDinas Pendisikan, Dinas perpustakaan, Balitbangda, Dinas PPPA unsur Akademisi dari Universitas Hasanuddin dan Universitas Negeri Makassa.r.
Inovasi Bertiga Berbagi adalah Inovasi pembelajaran di UPT SPF SMPN 12 Makassar dikembangkan dengan tujuan.
1. Meningkatkan hasil beljar Siswa di UPT SPF SMPN 12 Makassar.
2. Memfasilitasi diskusi, karena diskusi pasangn dalam model pembelajaran ini mendorong siswa untuk mengklarifikasi dan memperluas pemahaman mereka sebelum berbagi dengn kelompok yang lebih besar.
3. Meningkatkn keterampilan sosial siswa karena bekerja ,dalam pasangan, karena model pembelajaran ini dapat membantu siswa untuk mengembangkan keterampilan komunikasi dan kerjasama.
Beberap mnfaat yang dapat diapungkan dari inovasi ini dalah
1. Meningkatkan partisipasi siswa di UPT SPF SMPN 12 Makassar, karena swmu siswa mendapatkan kesempatan untuk berbicara dan berbagi ide.
2. Mendorong refleksi pembelajaran di UPT SPF SMPN 12 Makassar, karena dengan waktu untuk berpikir sendiri selama berdiskusi, siswa dapat mengembangkan pemikiran mereka dengan lebih mendalam.
3. Menyederhanakan pembelajaran di UPT SPF SMPN 12 Makassar, karena modwl pembejaran ini dapat memecah informasi dan memberikan waktu untuk berpikir dan mendiskusikan sehinyga membuat pembelajaran lebih terstruktur dan mudah dicerna.
Adapun inovasi Aparagus adalah inovasi yang berkaitan dengan menajemen aset Sekolah. Asparagus adalah nama sejenis sayuran yang sangat menyehatkan bila dikonsumsi. Tetapi Asparagus dalam inovasi ini merupakan akronim dari aset perlu amn rapi dan bagus.
Inovasi ini bertumpu pada upaya pemeliharaan aset Sekolah terintegrasi yanh diformulasi sedemikian rupa sehingga melibatkan siswa sercara sktif. Manfaat dari inovasi adalah berkembangnya budaya memelihara aset Sekolah yang berkesinambungan. Model pengembangannya adalah ,pelabeln atau notifikasi pada setiap aset yang berkolerasi dengan ruangan tertentu dan identitas siswa.
Menurut, Kepala UPT SPF SMPN 12 Makassar, La Ode Imam Sutrisno, berharap “agar kedua Inovasi dapat berdampak Positif tidak hanya bagi UPT SPF SMPN 12 Makassar tetapi dapat direklifikasi sehingga memberi manfaat bagi Sekolah lain di Makassar atau di daerah lain,” harapnya, Kamis (03/10/2024)















