Gerakan Minum Susu di UPT SPF SDI Bung Makassar, Dorong Siswa Cerdas dan Sehat

BN Online, Makassar––UPT SPF SD Inpres Bung Makassar mengadakan kegiatan minum susu gratis bagi para siswanya, bekerja sama dengan Ovaltine. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya asupan gizi yang baik bagi pertumbuhan dan kesehatan anak-anak sekolah dasar. Kepala sekolah, Harmiah HB, S. Pd, M. Pd, menyampaikan harapannya agar para siswa dapat terus menjaga kesehatan mereka melalui konsumsi susu yang rutin, Rabu 30 Oktober 2024.

Dalam keterangannya, Harmiah menyebut bahwa susu Ovaltine dipilih karena kandungan gizinya yang beragam, seperti kalsium untuk memperkuat tulang, vitamin dan mineral untuk menjaga daya tahan tubuh, serta kandungan lainnya yang bermanfaat dalam meningkatkan konsentrasi belajar. Dengan kegiatan ini, ia berharap siswa-siswi dapat tumbuh dengan sehat, cerdas, dan lebih bersemangat dalam belajar.

Kegiatan minum susu gratis seperti ini merupakan langkah positif yang memberikan pemahaman kepada anak-anak tentang pentingnya gizi, sekaligus mendorong pola hidup sehat sejak dini.

Selain sebagai bentuk dukungan terhadap kesehatan siswa, kegiatan minum susu gratis di UPT SPF SDI Bung Makassar juga menjadi upaya edukatif bagi para siswa mengenai pentingnya nutrisi seimbang dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam kegiatan ini, siswa-siswi tidak hanya menikmati susu Ovaltine, tetapi juga mendapatkan informasi mengenai manfaat dari berbagai kandungan nutrisi yang ada di dalamnya.

Pihak sekolah berharap kegiatan ini dapat menginspirasi kebiasaan hidup sehat di kalangan siswa, di mana mereka diharapkan membawa kebiasaan baik ini ke dalam lingkungan keluarga masing-masing. Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, sekolah berencana untuk menjadikan kegiatan serupa sebagai agenda rutin untuk meningkatkan kesejahteraan dan kualitas belajar siswa.

Kegiatan ini juga merupakan bagian dari visi sekolah dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang holistik, yang memperhatikan bukan hanya aspek akademis, tetapi juga kesejahteraan fisik dan mental anak-anak.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *