BN Online, Makassar-–UPT SPF SDI Bontoa Makassar sukses melaksanakan kegiatan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) untuk Tahun Pelajaran 2024/2025. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam upaya pemetaan mutu pendidikan secara nasional, yang diprakarsai oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Pada tanggal 30 hingga 31 Oktober 2024.
Pada ANBK kali ini, sebanyak 30 siswa kelas V dipilih secara acak oleh Kemendikbudristek sebagai peserta utama. Semua peserta utama, termasuk cadangan, berasal dari kelas V di SDI Bontoa. Pemilihan acak ini bertujuan untuk memastikan keterwakilan yang objektif dari kondisi akademik siswa di sekolah ini.
Untuk menjamin kelancaran pelaksanaan ANBK, sekolah menugaskan dua orang pengawas independen dari sekolah lain yang turut bertugas sebagai pengawas selama asesmen berlangsung. Kehadiran pengawas eksternal ini merupakan salah satu langkah memastikan transparansi dan integritas dalam pelaksanaan ANBK.
Selain itu, kegiatan ini didukung oleh tenaga teknis yang terdiri dari teknisi dan proktor. Peran mereka sangat krusial dalam menjaga kelancaran teknis, seperti memeriksa kondisi perangkat komputer, jaringan internet, dan membantu peserta jika terjadi kendala teknis saat asesmen berlangsung.
Kepala UPT SPF SDI Bontoa Makassar, Muh. Hasbi, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa pelaksanaan ANBK ini tidak hanya sebagai evaluasi akademik, tetapi juga sebagai sarana bagi siswa untuk beradaptasi dengan kemajuan teknologi dalam bidang pendidikan.
“Ia juga menekankan pentingnya kerja sama dari semua pihak untuk mendukung terlaksananya asesmen ini dengan baik dan lancar,” ujarnya.
Dengan terselenggaranya ANBK ini, diharapkan data yang diperoleh dapat menjadi acuan bagi Kemendikbudristek dalam meningkatkan kualitas pendidikan, baik di UPT SPF SDI Bontoa Makassar maupun secara nasional.















