BN Online, Makassar – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kota Makassar yang ke-417, UPT SPF SDN Parinring Makassar menunjukkan kekompakan dan semangat kebersamaan dengan mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah. Kegiatan ini melibatkan seluruh elemen sekolah, mulai dari guru, staf, hingga siswa, yang dengan antusias mengenakan baju adat yang merepresentasikan keberagaman budaya di Indonesia, Sabtu (09/11/2024).
Kepala UPT SPF SDN Parinring Makassar, Andi Etty Cahyani, S.Pd, M.Pd, yang juga hadir mengenakan pakaian adat, membuka kegiatan ini dengan memberikan sambutan. Dalam sambutannya, Andi Etty Cahyani mengungkapkan bahwa kegiatan ini diadakan sebagai bentuk penghargaan dan cinta terhadap Kota Makassar, serta untuk memperkenalkan dan menanamkan nilai-nilai kebhinekaan kepada para siswa sejak dini.
“Kami berharap melalui kegiatan ini, para siswa dapat lebih mengenal kekayaan budaya bangsa, terutama budaya Sulawesi Selatan. Ini juga sebagai ajang bagi mereka untuk lebih mencintai dan menghargai keberagaman yang ada di Indonesia. Selain itu, kegiatan ini menjadi momen penting untuk mempererat rasa persatuan dan kebersamaan seluruh pihak di sekolah,” ujar Andi Etty Cahyani.
Ia juga menambahkan bahwa acara ini bukan hanya perayaan ulang tahun kota, tetapi juga media edukasi bagi para siswa. Menurutnya, penanaman rasa cinta tanah air dan rasa bangga terhadap identitas budaya adalah bagian penting dari pendidikan karakter yang harus dimulai sejak dini.
Acara ini berlangsung meriah dengan berbagai kegiatan pendukung, termasuk penampilan tari tradisional dan lomba pakaian adat yang melibatkan para siswa. Semua pihak yang hadir tampak antusias dan penuh semangat dalam memeriahkan perayaan ini. Kegiatan seperti ini diharapkan dapat terus dilaksanakan di tahun-tahun mendatang sebagai bagian dari upaya UPT SPF SDN Parinring Makassar dalam melestarikan budaya dan mempererat tali silaturahmi di lingkungan sekolah.
Dengan semangat kebersamaan dan cinta terhadap budaya, UPT SPF SDN Parinring Makassar berharap dapat menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lain di Kota Makassar, dalam menumbuhkan kecintaan terhadap budaya lokal dan nasional.















