UPT SPF SMPN 4 Makassar Gelar Coaching/Mentoring Pelaksanaan Observasi PMM Tahun 2025

BN Online, Makassar– UPT SPF SMP Negeri 4 Makassar menyelenggarakan kegiatan coaching/mentoring pelaksanaan observasi Penilaian Kinerja Mengajar (PMM) Tahun 2025 pada Senin, 10 Februari 2025. Kegiatan ini dilaksanakan di ruang guru SMP Negeri 4 Makassar dan diikuti oleh seluruh guru. Pemateri dalam kegiatan ini adalah Pengawas Dinas Pendidikan Kota Makassar, Drs. Syafri Hursasia Sy, MM.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan arahan terkait pengisian rencana kerja pegawai serta implementasi kebijakan baru Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) tahun 2025. Hal ini penting dilakukan agar para guru tidak keliru dalam menyusun perencanaan, yang nantinya akan berpengaruh pada penilaian Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) 2025.

Dalam sambutannya, Kepala UPT SPF SMP Negeri 4 Makassar, Drs. Husain Patta, MM, menyampaikan pentingnya kegiatan ini bagi peningkatan kompetensi guru. “Coaching ini merupakan langkah strategis untuk memastikan bahwa seluruh guru memahami tata cara pengisian rencana kerja dan pelaksanaan observasi PMM dengan benar. Ini akan berdampak positif pada kualitas pembelajaran dan penilaian kinerja guru,” ujarnya.

Drs. Husain Patta juga menekankan bahwa kegiatan ini sejalan dengan upaya sekolah untuk meningkatkan kualitas pendidikan. “Kami berharap melalui kegiatan ini, guru-guru dapat lebih siap dan terarah dalam melaksanakan tugasnya, sehingga tujuan pendidikan di SMP Negeri 4 Makassar dapat tercapai dengan optimal,” tambahnya.

Kepala sekolah berharap agar seluruh guru dapat mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh dari kegiatan ini dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. “Semoga dengan pemahaman yang baik, kita dapat menghindari kesalahan dalam pengisian rencana kerja dan mencapai target SKP 2025 dengan baik,” ucap Drs. Husain Patta.

Pemateri, Drs. Syafri Hursasia Sy, MM, dalam paparannya menjelaskan secara detail tentang mekanisme pengisian rencana kerja, tahapan observasi PMM, serta kebijakan terbaru Kemendikbudristek yang harus diikuti. “Guru harus memahami betul aturan dan prosedur yang berlaku agar tidak terjadi kesalahan yang dapat memengaruhi penilaian kinerja,” ujarnya.

Kegiatan ini juga menjadi ajang diskusi interaktif antara pengawas dan guru, di mana para guru dapat bertanya langsung mengenai hal-hal teknis yang belum dipahami. Dengan adanya coaching ini, diharapkan seluruh guru UPT SPF SMP Negeri 4 Makassar dapat lebih siap dan profesional dalam menjalankan tugasnya di tahun 2025.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *