BN Online, Makassar— Semangat kebersamaan dan dedikasi tinggi tercermin jelas dalam pelaksanaan Upacara Hari Kesadaran Nasional yang berlangsung di UPT SPF SD Negeri Gaddong II. Kegiatan rutin bulanan ini terasa lebih istimewa berkat kehadiran Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan Bontoala, Ibu Dra. Iis Yumirah, M.Pd., yang juga merupakan salah satu pendidik di sekolah tersebut.
Upacara dipimpin oleh Muhammad Ikhsan, S.Pd., dengan Pembina Upacara Bapak Umar, S.Pd., selaku Kepala UPT SPF SD Negeri Baraya II. Seluruh pegawai Kecamatan Bontoala, khususnya para guru dan kepala sekolah, hadir dengan antusias tanpa satu pun keterlambatan — mencerminkan kedisiplinan dan komitmen tinggi terhadap tanggung jawab profesi.
Dalam amanatnya, Bapak Umar menekankan pentingnya peran strategis para pendidik dalam membentuk masa depan bangsa. Ia mengajak seluruh peserta upacara untuk terus “sadar, berpikir, merasakan, dan mengajar” dengan penuh tanggung jawab.”Marilah kita semua menjadi contoh, karena kitalah penentu arah bangsa. Lima belas tahun ke depan, siswa-siswa kita akan menjadi aktor utama pembangunan,” ujarnya penuh semangat. Ia juga menyerukan pentingnya kolaborasi dan komunikasi antarpendidik sebagai langkah strategis menuju terwujudnya visi Indonesia Emas 2045.
Kepala UPT SPF SD Negeri Layang IV/72, Muhammad Agus, S.Pd., yang turut hadir, turut memberikan apresiasi. “Upacara Hari Kesadaran Nasional ini menjadi momentum reflektif bagi kami, para pendidik, untuk meneguhkan kembali komitmen mencerdaskan kehidupan bangsa. Kehadiran Ketua K3S dan antusiasme seluruh kepala sekolah serta guru di Kecamatan Bontoala mencerminkan soliditas yang luar biasa,” ungkapnya.
Kehadiran Ibu Dra. Iis Yumirah, M.Pd., sebagai Ketua K3S, memberikan semangat tambahan bagi para pendidik. Beliau dinilai berhasil memperkuat sinergi antara kepala sekolah dan guru dalam mengakselerasi kemajuan pendidikan di wilayah tersebut. Kegiatan ini pun menjadi bukti konkret atas dukungan aktif K3S terhadap peningkatan mutu pendidikan serta penanaman nilai-nilai kebangsaan.
Menutup amanatnya, Bapak Umar menyampaikan harapan agar program makan bergizi gratis dari pemerintah pusat dapat segera menyentuh seluruh satuan pendidikan di Kecamatan Bontoala, demi menunjang tumbuh kembang peserta didik secara optimal.
Semangat, kekompakan, dan komitmen yang ditunjukkan oleh para pendidik di bawah koordinasi K3S Kecamatan Bontoala menjadi modal berharga dalam mencetak generasi emas yang cerdas, berkarakter, dan memiliki kesadaran nasional yang tinggi. Dedikasi mereka patut menjadi inspirasi bagi kemajuan pendidikan di Kota Makassar.