BN Online, Makassar – Semarak Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025 terasa kental dengan nuansa budaya di Lapangan Karebosi, Jumat (2/5/2025). Kepala UPT SPF SDN Rappokalling 67/1 Makassar, Baharuddin, S.Pd, bersama para guru dan staf, tampil dengan mengenakan pakaian adat Sulawesi Selatan dalam rangkaian upacara yang mengangkat tema nasional, “Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua.”
Kehadiran Baharuddin beserta rombongan menjadi sorotan dalam barisan peserta upacara. Penampilan mereka bukan sekadar simbol, melainkan wujud nyata penghargaan terhadap kearifan lokal sebagai bagian dari karakter pendidikan di Kota Makassar.
“Peringatan Hardiknas ini menjadi momentum penting untuk merefleksikan kembali peran kita sebagai pendidik. Dengan mengenakan pakaian adat, kami ingin menunjukkan bahwa pendidikan yang bermutu juga berakar pada budaya dan identitas kita sendiri,” ujar Baharuddin.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya sinergi antara guru, orang tua, dan pemerintah dalam menyukseskan program pendidikan yang inklusif dan berkualitas. Menurutnya, seluruh elemen bangsa harus terlibat aktif dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang menyeluruh.
Selain itu, ia juga mengapresiasi kehadiran Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham, serta jajaran Forkopimda yang menunjukkan dukungan penuh terhadap dunia pendidikan. “Kehadiran pimpinan daerah di tengah-tengah kami menjadi penyemangat tersendiri. Ini bentuk nyata komitmen bersama membangun pendidikan Makassar,” ungkapnya.
Harapan Baharuddin ke depan, agar semangat Hardiknas 2025 menjadi energi kolektif untuk terus meningkatkan mutu pembelajaran, mengedepankan nilai-nilai kebangsaan, dan menanamkan karakter kuat pada generasi muda. “Kami di SDN Rappokalling 67/1 siap menjadi bagian dari perubahan besar dalam pendidikan,” tegasnya.
Sambungnya, pendidikan bukan hanya tanggung jawab sekolah, tapi merupakan misi bersama yang membutuhkan partisipasi seluruh komponen masyarakat. “Karena itulah, tema tahun ini sangat relevan: partisipasi semesta adalah kunci menuju pendidikan yang bermutu dan berkeadilan,” tutup Baharuddin.