BN Online, Makassar –Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin memastikan pelantikan sejumlah camat akan digelar pada Jumat (6/2/2026). Prosesi pelantikan tersebut rencananya berlangsung di Lapangan Karebosi, bukan di Balai Kota Makassar seperti biasanya, agar dapat disaksikan langsung oleh para lurah dan jajaran pemerintah setempat.
Munafri mengungkapkan, dalam pelantikan kali ini terdapat beberapa camat yang tetap dipertahankan karena dinilai memiliki kinerja yang baik. Namun demikian, masih terdapat sejumlah jabatan camat yang kosong dan harus segera diisi demi menjaga stabilitas pelayanan kepada masyarakat.
Lebih lanjut, Munafri menegaskan bahwa pengisian jabatan kosong tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan roda pemerintahan berjalan optimal di tingkat kecamatan.
“Memang ada posisi yang kosong, itu yang akan kita lengkapi. Kita ingin roda pemerintahan berjalan maksimal,” ujar Munafri di Balai Kota Makassar, Kamis (5/2/2026).
Selain itu, Munafri juga menyinggung adanya pejabat dengan tingkat eselon yang sama yang menjadi salah satu pertimbangan dalam penataan birokrasi. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari penyegaran organisasi sekaligus untuk meningkatkan efektivitas pemerintahan di tingkat kecamatan.
Menariknya, pemilihan Lapangan Karebosi sebagai lokasi pelantikan bukan tanpa alasan. Pemerintah Kota Makassar ingin menghadirkan suasana yang terbuka dan transparan, sekaligus menegaskan bahwa camat dan lurah merupakan garda terdepan pelayanan publik.
Diketahui, pelantikan di ruang terbuka ini juga dimaksudkan agar jajaran pemerintahan tingkat bawah dapat menyaksikan langsung prosesi tersebut. “Pelantikan kita adakan di Karebosi supaya bisa dilihat langsung oleh para lurah,” tambah Munafri.
Harapannya, pelantikan ini dapat membawa semangat baru dalam birokrasi pemerintahan Kota Makassar, khususnya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di tingkat kecamatan dan kelurahan.
Kabar pelantikan ini pun memicu perhatian publik. Sejumlah camat dipastikan bertahan, sementara nama-nama baru akan mengisi posisi strategis yang masih kosong. Jawaban atas komposisi baru tersebut akan terungkap dalam pelantikan besok, yang diprediksi menjadi salah satu momen penting dalam penataan birokrasi Kota Makassar.










