BN Online, Makassar – Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar bersama jajaran perangkat daerah menggelar rapat koordinasi tindak lanjut aduan masyarakat yang masuk melalui aplikasi Lontara+. Kegiatan ini diunggah melalui akun resmi Diskominfo Kota Makassar pada Rabu, 25 Februari 2026.
Melalui forum ini, progres penanganan aduan disampaikan langsung oleh masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Setiap laporan yang telah masuk dibahas secara rinci, mulai dari status verifikasi, proses tindak lanjut di lapangan, hingga kendala teknis yang dihadapi. Selanjutnya, langkah-langkah percepatan penyelesaian diselaraskan agar respons pemerintah semakin efektif dan terukur.
Kepala Dinas Kominfo Makassar, Muhammad Roem, S.STP., M.Si., mengatakan bahwa rapat koordinasi ini menjadi bagian penting dalam memastikan sistem pengelolaan aduan berjalan optimal dan terintegrasi antar perangkat daerah.
“Melalui rapat koordinasi ini, kami memastikan setiap aduan yang masuk melalui Lontara+ tidak hanya tercatat, tetapi benar-benar ditindaklanjuti dengan progres yang jelas dan terpantau,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kolaborasi lintas OPD menjadi kunci dalam mempercepat penyelesaian laporan masyarakat. Setiap instansi diminta untuk menyampaikan capaian sekaligus komitmen penyelesaian, sehingga tidak ada laporan yang berlarut tanpa kepastian.
Selain itu, pemanfaatan aplikasi Lontara+ disebut sebagai wujud transformasi digital pelayanan publik di Kota Makassar. Sistem ini memungkinkan masyarakat menyampaikan keluhan dan aspirasi secara langsung, sekaligus memantau perkembangan penanganannya secara transparan.
Diketahui, dalam beberapa bulan terakhir terjadi peningkatan partisipasi masyarakat dalam menyampaikan aduan melalui platform digital tersebut. Hal ini menunjukkan tumbuhnya kepercayaan publik terhadap sistem pelayanan berbasis teknologi yang terus dikembangkan pemerintah kota.
Sambungnya, evaluasi berkala akan terus dilakukan guna mengidentifikasi pola aduan yang dominan serta merumuskan solusi jangka panjang, bukan sekadar penyelesaian sementara.
Harapannya, setiap aduan dapat ditangani secara cepat dan tepat, agar masyarakat benar-benar merasakan kehadiran pemerintah dalam setiap pelayanan. Dengan sinergi yang kuat dan respons yang sigap, Pemerintah Kota Makassar berkomitmen menjadikan pengelolaan aduan sebagai instrumen strategis dalam meningkatkan kualitas layanan publik.










