SMPN 24 Makassar Gelar Workshop Pengimbasan Pembelajaran Mendalam untuk Ciptakan Proses Belajar Bermakna

BN Online, Makassar–UPT SPF SMPN 24 Makassar menggelar workshop pengimbasan pembelajaran mendalam (deep learning) sebagai upaya meningkatkan kualitas proses belajar mengajar di sekolah. Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (26/09/2025) ini bertujuan untuk menyebarkan dan melatih para guru tentang metode pembelajaran mendalam guna menciptakan proses belajar yang bermakna dan holistik.

Workshop ini merupakan tindak lanjut dari pelatihan sebelumnya, di mana para peserta yang telah menerima materi kemudian mengimbaskan pengetahuan tersebut kepada rekan-rekan guru lainnya di lingkungan SMPN 24 Makassar. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh guru dengan antusiasme tinggi.

Kepala UPT SPF SMPN 24 Makassar, Muhammad Subair R, S.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan pengimbasan ini sangat strategis dalam membantu guru dan kepala sekolah menguasai strategi pembelajaran mendalam untuk diterapkan dalam kegiatan belajar mengajar sehari-hari.

“Workshop ini kami selenggarakan untuk mendorong pengembangan pemahaman konsep dan kompetensi yang kokoh pada peserta didik, bukan sekadar hafalan. Kami ingin pembelajaran di kelas benar-benar membekas dan bermakna bagi siswa,” ujar Muhammad Subair Rahman.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kegiatan ini juga bertujuan menyebarkan ilmu dan keterampilan yang diperoleh dalam pelatihan kepada guru lain, sehingga tercipta pemerataan kompetensi dan inovasi pembelajaran di seluruh sekolah.

“Kami ingin semua guru memiliki pemahaman yang sama tentang metode pembelajaran mendalam. Dengan pengimbasan ini, tidak ada lagi kesenjangan kompetensi antar guru, sehingga kualitas pembelajaran bisa merata,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Muhammad Subair Rahman juga menggugah para guru untuk menggunakan teknologi digital dalam proses pembelajaran, sejalan dengan perkembangan zaman. Menurutnya, integrasi teknologi menjadi kunci dalam menciptakan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan siswa saat ini.

“Kami tekankan juga pentingnya pengembangan potensi peserta didik secara menyeluruh melalui olah pikir, olah hati, olah rasa, dan olah raga. Pembelajaran tidak hanya fokus pada aspek kognitif, tetapi juga afektif dan psikomotorik,” jelasnya.

Workshop ini mengutamakan konsep pembelajaran yang berkesadaran, bermakna, dan menyenangkan melalui berbagai metode yang relevan. Para guru dilatih untuk merancang kegiatan belajar yang mendorong peserta didik berpikir kritis, analitis, dan kreatif.

“Kami ingin guru-guru mampu menciptakan suasana belajar yang membuat siswa sadar akan apa yang mereka pelajari, merasakan manfaatnya, dan menikmati prosesnya. Dengan begitu, pembelajaran akan lebih efektif dan hasilnya optimal,” tutup Muhammad Subair Rahman.

Kegiatan workshop pengimbasan ini mendapat respons positif dari para guru yang mengaku mendapatkan wawasan baru tentang strategi pembelajaran yang lebih inovatif dan berpusat pada peserta didik.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *