BN Online, Makassar – Dalam rangka mengisi bulan suci Ramadan dengan kegiatan positif, UPT SPF SMPN 22 Makassar menggelar kegiatan Amaliah Ramadan berupa tadarus Al-Quran pada Jumat, 27 Februari 2026. Kegiatan yang berlangsung di masjid sekolah ini diikuti oleh seluruh siswa, guru, dan staf tata usaha.
Kepala UPT SPF SMPN 22 Makassar, Dr. Hj. Salmah, S.Pd., M.Pd., mengatakan bahwa kegiatan tadarus Al-Quran ini bertujuan untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan siswa selama bulan Ramadan. “Kami ingin membiasakan siswa untuk selalu dekat dengan Al-Quran, tidak hanya sebagai bacaan tetapi juga sebagai pedoman hidup. Kegiatan ini menjadi sarana yang tepat untuk menumbuhkan kecintaan terhadap kitab suci,” ujarnya saat memantau jalannya tadarus.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kegiatan tadarus dilakukan secara bergiliran per kelas. Setiap kelas mendapatkan jadwal untuk membaca dan menyimak bacaan Al-Quran bersama-sama. “Kami juga menyediakan guru pembimbing untuk memperbaiki tajwid dan makhraj bacaan siswa, sehingga mereka tidak hanya lancar membaca, tetapi juga benar sesuai kaidah,” tambahnya.
Selain itu, rangkaian Amaliah Ramadan di sekolah ini juga diisi dengan kegiatan kultum (kuliah tujuh menit) yang disampaikan oleh siswa secara bergantian. Materi kultum mengangkat tema-tema seputar keutamaan Ramadan, kesabaran, dan pentingnya berbagi dengan sesama.
Diketahui, antusiasme siswa mengikuti tadarus Al-Quran sangat tinggi. Sejak pagi, mereka telah berkumpul di masjid sekolah dengan membawa Al-Quran masing-masing. Suara lantunan ayat suci terdengar khidmast memenuhi lingkungan sekolah sepanjang kegiatan berlangsung.
Sambungnya, Dr. Hj. Salmah, S.Pd., M.Pd., menekankan bahwa kegiatan keagamaan seperti ini akan terus digalakkan selama bulan Ramadan. “Kami ingin memastikan bahwa bulan suci ini diisi dengan amalan-amalan yang bermanfaat, sehingga siswa dapat meraih keberkahan Ramadan secara maksimal,” tegasnya.
Harapannya, melalui kegiatan Amaliah Ramadan ini, para siswa UPT SPF SMPN 22 Makassar dapat meningkatkan kualitas ibadahnya dan menjadi pribadi yang lebih baik. “Semoga nilai-nilai Al-Quran dapat tertanam dalam hati mereka dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari, tidak hanya di bulan Ramadan tetapi juga di bulan-bulan berikutnya,” cetusnya.















